JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan harapannya pada Tahun Kuda Api saat menghadiri perayaan Cap Go Meh di Pancoran Chinatown Point Mall, Glodok, Jakarta Barat, Selasa (3/3/2026).
“Pesannya seperti yang saya sampaikan tadi, yang paling penting dan terpenting di Kuda Api ini kita mendapatkan berkah, keberuntungan, kedamaian, keberanian, dan cuan yang banyak,” kata Pramono, Selasa.
Dalam kesempatan itu, Pramono juga menyinggung pentingnya pemasukan bagi pemerintah daerah. Ia berkelakar bahwa pemerintahan yang baik saja tidak cukup tanpa dukungan pendapatan.
Baca juga: Pramono Ingin Bangun Museum Peranakan Tionghoa di Glodok
“Karena bagi saya, percuma pemerintahannya baik kalau enggak punya cuan,” tuturnya.
Ia mencontohkan kebijakan pemberian hak penamaan (naming rights) pada halte-halte di Jakarta sebagai salah satu upaya meningkatkan pendapatan daerah.
Kini, sejumlah halte memiliki nama tambahan dari pihak swasta sebagai bentuk kerja sama.
"Sekarang ini semua halte di Jakarta saya izinkan untuk ada naming right-nya. Makanya haltenya kan berbeda. Karena apa? Percuma haltenya bagus enggak bisa mendapatkan penghasilan. Sekarang semua tempat saya izinkan untuk bisa mendapatkan cuan,” kata dia.
Lebih lanjut, Pramono berharap perayaan Cap Go Meh ke depan tidak membebani anggaran pemerintah daerah. Ia bahkan berseloroh panitia mencari sponsor agar acara bisa tetap meriah tanpa mengeluarkan banyak biaya dari pemerintah.
“Termasuk tempat ini mudah-mudahan tahun depan Cap Go Meh-nya jangan kemudian Pemerintah DKI Jakarta keluar cuan, malah mendapatkan cuan,” ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang