Naik Bus Pariwisata, Sekda Pemkab Pekalongan dan 10 Orang Lainnya Tiba di Gedung KPK

kompas.com
20 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan HM Yulian Akbar bersama 10 orang lainnya yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (3/3/2026) malam.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Sekda Yulian bersama 10 orang lainnya tiba di Gedung KPK pada pukul 21.05 WIB.

Mereka dibawa dari Pekalongan ke Jakarta menggunakan bus pariwisata Muda Perkasa berwarna kuning yang dikawal mobil patwal.

Yulian terlihat turun dari bus tersebut tanpa menggunakan masker dan memakai jaket Lacoste biru dongker.

Baca juga: KPK: OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terkait Outsourcing di Sejumlah Dinas

Ia terlihat mengikuti arahan tim KPK untuk segera memasuki Gedung Merah Putih bersama 10 orang lainnya.

Sebelumnya, KPK menangkap 11 orang dalam rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pekalongan Fadia Arafiq di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, kesebelas orang tersebut dalam perjalanan menuju Jakarta.

“Tim saat ini juga sedang dalam perjalanan membawa 11 orang dari Pekalongan menuju Jakarta untuk nanti juga dilakukan pemeriksaan lanjutan di gedung Merah Putih KPK,” kata Budi di Gedung Juang KPK, Jakarta, Selasa malam.

Budi mengatakan, dari 11 orang tersebut, KPK turut menangkap H.M Yulian Akbar selaku Sekda Pemkab Pekalongan.

Baca juga: KPK Sita Kendaraan dan BBE Terkait OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

“Dari 11 orang yang diamankan dan dibawa ke KPK tersebut, ada dari unsur ASN dan juga unsur swasta. Salah satunya adalah Sekda Pemkab Pekalongan, ya,” ujar dia.

Budi mengatakan, mereka yang diamankan KPK nantinya akan dilakukan pemeriksaan intensif untuk melengkapi kebutuhan bukti-bukti awal dalam tahap penyelidikan.

“Karena memang keterangan dari setiap pihak yang diamankan dibutuhkan untuk melengkapi bukti-bukti awal yang sudah dikumpulkan dalam tahap penyelidikan tertutup ini,” ucap dia.

Diketahui, KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama ajudan dan orang kepercayaannya di Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (3/3/2026) dini hari.

“Para pihak diamankan di wilayah Semarang, kemudian pada pagi hari ini ketiga pihak dimaksud langsung dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Budi mengatakan, saat ini, Fadia Arafiq dan dua orang lainnya sudah tiba di Gedung Merah Putih dan sedang menjalani pemeriksaan secara intensif.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini Deretan Risiko yang Bikin Fitch Pangkas Outlook Indonesia Jadi Negatif
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
KONI Apresiasi Perlindungan Menpora Erick Thohir pada Atlet Panjat Tebing Korban Pelecehan Seksual
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Bareskrim Polri Dalami Dugaan Pembiaran Sebelum Anak Nizam Syafei Tewas
• 8 jam laluokezone.com
thumb
20 Nama Lolos Seleksi Dewan Komisioner OJK, Friderica dan Pahala Bersaing
• 10 jam lalukatadata.co.id
thumb
Hakim: Pihak Diuntungkan dari Suap Migor adalah Wilmar Group di Singapura
• 21 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.