Jalur Trenggalek-Ponorogo Tertutup Material Longsor Selasa Petang, Alat Berat Dikerahkan ke Lokasi

suarasurabaya.net
3 jam lalu
Cover Berita

Tanah longsor disertai material batu berukuran besar menutup seluruh akses jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Ponorogo, tepatnya 16-17, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Selasa (3/3/2026) petang.

Tanah longsor itu terjadi jelang waktu berbuka puasa, sekitar pukul 17.15 WIB. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini.

Mengingat material longsor yang masif dan kondisi tanah yang masih tidak stabil, pihak kepolisian kemudian langsung menutup arus lalu lintas secara total.

AKP Sony Suhartanto Kasat Lantas Polres Trenggalek menyatakan bahwa penutupan dilakukan demi keselamatan pengguna jalan karena potensi longsor susulan masih sangat tinggi.

“Jadi ada tanah Longsor. Di situ tanah beserta dengan batu turun dari bukit, kemudian mengenai jalan raya, menutup jalan raya. Mengingat menimbang tanah masih ada yang bergerak, sehingga kami laksanakan kegiatan penutupan arus secara total,” jelas AKP Sony Suhartanto saat on air di Radio Suara Surabaya, Selasa malam.

AKP Sony menjelaskan, berkat kesigapan warga setempat yang telah merasakan tanda-tanda alam sebelum longsor terjadi, maka kendaraan yang hendak melintas langsung dihalau sehingga tak ada korban.

“Sebelum terjadinya longsor itu sudah ada tanda-tanda kaitannya dengan gerakan-gerakan atau getaran-getaran daerah atas, sehingga antisipasi dari warga sekitar itu sudah menghalau kendaraan-kendaraan yang mau melintas itu sudah dihentikan atau diarahkan kembali. Alhamdulillah tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambah AKP Sony.

Hingga Selasa malam, cuaca di lokasi dilaporkan masih hujan gerimis. Pembersihan material direncanakan menggunakan alat berat yang saat ini sedang dalam perjalanan dari Blitar, dan diperkirakan tiba di lokasi pada pukul 24.00 WIB.

Namun, kata Kasat Lantas Polres Trenggalek, pembersihan secara menyeluruh kemungkinan baru bisa dilakukan pada keesokan harinya untuk menjamin keamanan petugas.

“Kemungkinan sampai besok untuk pelaksanaan kegiatan pembersihan kaitannya dengan batu maupun pasir, tanah yang di sana itu juga rawan mengingat masih agak bergerak kalau malam hari dilakukan evakuasi tentunya juga rawan bagi petugas yang ada di sana,” ungkapnya.

Untuk sementara, kepolisian telah melakukan rekayasa lalu lintas. Dari arah Trenggalek, arus lalu lintas dialihkan di pertigaan lampu merah Melongsor. Sedangkan dari arah Ponorogo, Polres Trenggalek telah berkoordinasi dengan Polres setempat untuk melakukan rekayasa serupa di wilayah perbatasan.

Pihak kepolisian menyarankan bagi pengendara dari luar kota untuk mengambil jalur di luar wilayah Trenggalek atau memutar balik, mengingat jalur alternatif yang tersedia saat ini berupa jalan makadam yang cukup berbahaya bagi kendaraan biasa. (bil/faz)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertamina Siap Kawal Mudik Idulfitri 1447 H, Proyeksi Konsumsi BBM Naik 12 Persen
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Gagal Menyalip, Mobil HRV Terbalik dan Terbakar di Tol Jagorawi
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Aturan Label Kadar Gula, Garam, dan Lemak pada Pangan Kemasan Terbit April 2026
• 4 jam lalukompas.id
thumb
THR ASN Naik Jadi Rp55 Triliun, Bonus Ojol Capai Rp220 Miliar
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Pemohon Tak Penuhi Syarat Formil, MK Tolak Gugatan Kuota Hangus
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.