Menlu Ungkap 15 WNI di Teheran Minta Dievakuasi: Sedang Kami Atur

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono telah memerintahkan Dubes RI untuk Iran untuk mengambil langkah evakuasi sesegera mungkin di tengah eskalasi Timur Tengah yang meningkat. Ia memastikan akan membantu WNI yang ingin dievakuasi.

"Saya juga ingin menyampaikan kepada rekan-rekan sekalian bahwa di tengah eskalasi yang semakin meningkat, tadi siang juga saya sudah memerintahkan kepada Dubes kita di Tehran untuk mengambil langkah-langkah evakuasi yang segera, jika memang ada masyarakat Indonesia yang menginginkan untuk dievakuasi," kata Sugiono kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Baca juga: Timteng Memanas, Anggota DPR Minta Kemlu Siapkan Skenario Darurat untuk WNI

Sugiono mengungkap secara umum tidak semua WNI ingin dievakuasi, bukan hanya di Iran tapi juga di wilayah yang terdampak lain. Ia lantas mengungkap hanya ada beberapa WNI yang bersedia.

"Karena perlu diketahui, dari semua WNI yang ada di wilayah-wilayah terdampak, tidak semuanya kemudian menyampaikan keinginan untuk dievakuasi. Tapi tadi disampaikan ada beberapa yang bersedia untuk dievakuasi dari wilayah Iran dan saya perintahkan untuk melaksanakan evakuasi bertahap tersebut," ujarnya.

Sugiono menyebut ada 15 WNI yang bersedia dievakuasi dari Teheran. Pemerintah kini sedang mengatur proses evakuasi mengingat ruang udara kini masih tertutup.

Baca juga: Perang AS-Iran, WNI di Riyadh Diminta Waspada dan Tetap di Lokasi Aman

"Ada 15 di Teheran, ini lagi diatur kapan, kan ruang udara juga lagi ditutup. Kalau misalnya evakuasi dari Teheran itu mereka harus di bawa ke Baku. Dari Teheran ke Baku itu 10 jam perjalanan itu perlu dihitung logistik. Orangnya sehat atau tidak, segala macem. jadi nggak bisa hari ini mau evakuasi langsung detik itu juga," ujarnya.




(eva/azh)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kondisi Terkini Korban Kecelakaan Beruntun Exit Tol Bawen
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Dendam Lama Berujung Maut, Petani Kopi di Lampung Barat Tega Bunut Rekannya di Kebun
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Rosan-Pandu Bertemu Prajogo, Teken Kontrak Pabrik Kimia Raksasa
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
5 Tradisi Cap Go Meh di Indonesia yang Tak Pernah Ada di China
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Perang Iran-Israel, Analis Prediksi Harga Emas Bisa Tembus US$ 6.000 per Ons
• 16 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.