Persiapan Mudik Aman dan Berkeselamatan, Jasa Raharja Fokus Percepatan Jaminan

jpnn.com
6 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Jasa Raharja menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026 yang digelar pada Senin (2/3) di Jakarta.

Dalam forum strategis yang dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo itu, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin hadir sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung sistem keselamatan transportasi nasional selama periode Operasi Ketupat 2026.

BACA JUGA: Anggaran THR 2026 ASN dan TNI-Polri Mencapai Rp 55 Triliun, Naik 10 Persen

Rapat koordinasi yang mengundang sejumlah pejabat tinggi negara dan pimpinan lembaga terkait, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Wamenko Polkam Lodewijk Freidrich Paulus, serta Wamen Pariwisata Ni Luh Puspa.

Kehadiran lintas kementerian, TNI-Polri, lembaga, dan BUMN ini menegaskan kuatnya sinergi nasional dalam memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan arus mudik dan balik Idulfitri 2026.

BACA JUGA: Operasi Ketupat 2026, Polda Jabar Siagakan Motor Senyum di Jalur Mudik

Dalam paparannya, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menegaskan bahwa fokus perusahaan pada Angkutan Lebaran 2026 adalah percepatan jaminan dan penguatan upaya keselamatan transportasi.

“Dalam konteks ini, tugas Jasa Raharja bukan hanya membayarkan santunan kepada korban kecelakaan saja, tapi kami memastikan negara hadir secara cepat, terintegrasi, dan tanpa penundaan saat ada risiko kecelakaan pada masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA: Survei Indikator: Masyarakat Puas Penyelenggaraan Mudik hingga Operasi Ketupat Polri

Awaluddin juga menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat 2026 sangat ditentukan oleh sinergi dalam satu ekosistem keselamatan nasional, Jasa Raharja berperan dalam memberikan perlindungan sosial bagi korban kecelakaan. Karena itulah, secara aktivitas, Jasa Raharja tidak dapat bekerja sendiri.

“Sejak Januari hingga Februari 2026, sesuai koordinasi dan arahan Kakorlantas serta Menteri Perhubungan, kami telah melakukan survei di beberapa jalur tol dan jalan arteri bersama Jasa Marga. Kemudian juga cek kesiapan simpul-simpul kritikal seperti di pelabuhan Bakauheni-Merak. Secara keseluruhan, koordinasi langsung dengan Korlantas, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, dan Jasa Marga sudah dilakukan,” ujar Awaluddin.

Sebagai bagian dari BUMN yang tergabung dalam ekosistem Danantara Indonesia, perusahaan berkomitmen mendukung pelayanan publik yang berorientasi pada keselamatan berkendara.

Dalam Operasi Ketupat 2026, perusahaan mengerahkan 2.000 petugas Jasa Raharja secara nasional, membentuk 29 tim reaksi cepat di 29 kantor wilayah, menyiapkan 25 pos pelayanan terintegrasi bersama stakeholder, serta 15 tenda taktis di titik strategis. Selain itu, dilakukan 92 kegiatan dukungan keselamatan dan pemasangan 1.700 titik imbauan keselamatan lalu lintas.

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang, menurun 1,75 persen dibandingkan tahun 2025. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret 2026 dan 18–19 Maret 2026, serta puncak arus balik pada 25–26 Maret dan 28–29 Maret 2026.

“Kami berkomitmen mempertahankan bahkan meningkatkan capaian Operasi Ketupat sebelumnya. Dengan potensi pergerakan masyarakat yang besar, Polri bersama seluruh stakeholder akan mengoptimalkan manajemen rekayasa lalu lintas seperti ganjil genap, one way, contraflow, hingga buffer zone di pelabuhan agar pengamanan berjalan efektif dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujar Dedi.

Kehadiran dalam Rakor Lintas Sektoral ini menegaskan komitmen Jasa Raharja untuk memastikan perlindungan bagi masyarakat berjalan cepat, terintegrasi, dan tepat sasaran selama periode Idulfitri 2026.

Dengan dukungan insan Jasa Raharja di seluruh Indonesia, skema asuransi kecelakaan dihadirkan sebagai bagian dari penguatan pelayanan publik, sekaligus wujud komitmen perusahaan untuk melayani sepenuh hati dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. (cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Korlantas Fokus Empat Klaster Pengamanan pada Operasi Ketupat


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Vila di Kawasan Wisata Bira Bulukumba Terbakar, 1 Tewas Terjebak di Toilet
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
BEI–KSEI Resmi Buka Informasi Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1%
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
All England: Rachel/Febi Kalah di Laga Debut, Dibungkam Unggulan 3 China
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Rekan Senegara Conor McGregor, Ian Garry Tantang Islam Makhachev untuk Gelar Kelas Welter UFC
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Westin Wedding Fair ke-5 Targetkan Ribuan Pengunjung, The Westin Surabaya Perkuat Posisi di Pasar Wedding Luxury
• 19 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.