tvOnenews.com - Isu terbaru dalam kasus Nizam Syafei kembali mencuat, kali ini dari pihak ibu tirinya yang menuding ayah Nizam mendapat perlindungan dari sosok berpengaruh di Sukabumi.
Dugaan ini membuat publik penasaran, mengingat isu-isu miring di media sosial tentang perlindungan khusus bagi Anwar semakin ramai dibicarakan.
Spekulasi dugaan keterlibatan Anwar dalam kejadian nahas yang menimpa Nizam semakin berkembang liar.
Isu tersebut menyebut ada sosok kuat di Sukabumi yang selalu berdiri di belakang Anwar, sehingga ia tampak kebal terhadap ancaman pidana dan jangkauan pihak kepolisian.
Dugaan ini diperkuat oleh Acong Latif, kuasa hukum ibu tiri Nizam, yang menyuarakannya kepada awak media. Ia mengungkapkan bahwa selama pemeriksaan, Anwar didampingi oleh seseorang yang memiliki pengaruh besar di Sukabumi.
Menurut Acong, hal ini memberi indikasi adanya intervensi terhadap proses hukum.
Dalam keterangannya yang diunggah di kanal YouTube Cumicumi pada 3 Maret 2026, Acong Latif menyampaikan, “Saya pun mendengar bahkan ada keterangan dari klien saya, dari Ibu TR ini diduga kuat ada beking di belakang Anwar ini. Nah, ini yang perlu kita sampaikan juga.”
Ia menambahkan, “Jadi saat diperiksa Anwar ini dikawal oleh seseorang yang punya power di Sukabumi. Artinya apa? Dengan dikawalnya, ditemani saat pemeriksaan, diantar segala macam, berarti ada indikasi seseorang ini mengintervensi kepolisian atau mengintervensi siapapun di sini. Sehingga seolah-olah Anwar ini kebal hukum. Kalau misalnya dia terbukti melakukan kan terkesan seperti itu.”
Meski demikian, Acong Latif menegaskan keyakinannya terhadap hukum, “Tapi yang jelas begini, saya punya keyakinan hukum itu akan memihak kepada kebenaran. Artinya sekuat apapun beking Anwar ini atau orang itu di Sukabumi demi keadilan ini pasti nanti terbongkar sendiri.”
Ia pun memberi peringatan tegas, “Terutama bekingannya ini, di kesempatan ini tolong kalau bisa saya sampaikan kepada orang yang membekingi Anwar atau bapak kandungnya Nizam, hati-hati dari sekarang karena kami akan membongkar itu.”
Acong Latif menekankan pentingnya memberi ruang bagi keadilan, “Minimal stop, berhenti dari sekarang, biarkan keadilan diberikan kepada adik Nizam, khususnya yang sudah tidak ada ini. Jangan ikut campur lagi, apalagi intervensi ke polisi.”




