Kaltim Targetkan Internet Desa Gratis Rampung Semester Pertama 2026

mediaindonesia.com
11 jam lalu
Cover Berita

 

PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Timur optimistis menuntaskan program internet desa gratis di seluruh wilayah pada semester pertama 2026.

"Dari total 841 desa di Kaltim, sebanyak 802 desa telah terlayani internet hingga akhir 2025, menyisakan 39 desa yang menjadi prioritas penyelesaian tahun ini," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, di Samarinda, Selasa (3/3).

Baca juga : Pemprov Kaltim Perluas Program Desa Antikorupsi ke Seluruh Wilayah

Faisal menegaskan komitmen pemerintah untuk merampungkan sisa pekerjaan rumah tersebut. "Insya Allah, semester pertama 2026 kita tuntaskan. Jadi, total 841 desa di Kaltim seluruhnya akan memiliki akses internet," ujarnya dalam jumpa pers di Ruang WIEK Diskominfo Kaltim.

Hingga saat ini, progres pemasangan internet di tingkat kabupaten/kota menunjukkan hasil signifikan, yakni desa yang sudah tuntas di Kabupaten Mahakam Ulu (50 desa), Kutai Barat (167 desa), Paser (131 desa), Penajam Paser Utara, dan Kutai Kartanegara (188 desa).

Sedangkan masih dalam proses penyelesaian, di antaranya Kutai Timur (tersisa 3 desa) dan Berau (tersisa 1 desa). Adapun 39 desa yang sedang dalam tahap pemasangan tahun ini tersebar di Kutai Barat (23 desa), Paser (8 desa), Kutai Kartanegara (5 desa), Kutai Timur (2 desa), dan Berau (1 desa).

Baca juga : Bantuan Kemanusiaan dari Kaltim Senilai Rp 1,5 Miliar Mengalir ke Aceh

Faisal mengakui ketersediaan listrik permanen masih menjadi kendala utama di beberapa titik. Meski beberapa desa bersedia menggunakan genset, operasional internet menjadi tidak stabil jika pasokan daya terputus. "Sebagai solusi, sejumlah desa mulai memanfaatkan energi
alternatif seperti tenaga surya dan tenaga air," jelasnya.

Dari sisi infrastruktur, Pemprov Kaltim menggunakan kombinasi teknologi sesuai kondisi geografis, diantaranya menggunakan Fiber Optik: 439 desa
(Prioritas kecepatan tinggi), kemudian menggunakan teknologi satelit 232 desa (Untuk daerah terpencil/3T), dan terakhir menggunakan Seluler sebanyak 131 desa.

Menurut Faisal, program ini didukung oleh berbagai penyedia layanan seperti Telkom Indonesia, Telkomsel, Comtelindo, Icon Plus, Telkomsat, Basecamp, dan PSN. "Apapun tantangannya, memastikan seluruh desa terkoneksi adalah komitmen yang harus kami tuntaskan," jelas Faisal. (Ant/E-2)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peran ADAS Menekan Risiko Kecelakaan, Bukan Pengganti Pengemudi
• 27 menit lalumedcom.id
thumb
Marcella Santoso Divonis Hukuman 14 Tahun Penjara terkait Kasus Dugaan Suap dan TPPU Ekspor CPO
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Tambah keindahan kota, Pemkab Bangli tata kabel di jalur protokol
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Link Video Syur Wanita di Hotel Mulai Dicari di Medsos, Pemeran Diduga ASN Disdikbud Sulbar
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Di Mana Rusia dan China Saat AS-Israel Gempur Iran?
• 3 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.