REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua terdakwa kasus dugaan suap terhadap putusan lepas perkara korupsi pemberian fasilitas ekspor minyak sawit mentah (CPO) Ariyanto Bakri dan Marcella Santoso menjalani sidang pembacaan vonis di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Majelis hakim memvonis bersalah advokat Ariyanto Bakri dengan hukuman 16 tahun penjara dan denda Rp600 juta subsider 150 hari penjara. Sementara advokat Marcella Santoso dijatuhi hukuman 14 tahun penjara dan denda Rp600 juta subsider 150 hari penjara.
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px} Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} sumber : Antara Foto
Advertisement



