Jakarta, tvOnenews.com - Atletico Madrid memastikan diri melaju ke final Copa del Rey untuk pertama kalinya sejak 2013, meski kalah 0-3 dari Barcelona pada leg kedua semifinal, Rabu (4/3/2026).
Kemenangan 4-0 Atletico pada leg pertama di Madrid menjadi penentu. Los Colchoneros unggul agregat 4-3 dalam duel semifinal yang berlangsung dramatis.
Barcelona nyaris menciptakan comeback sensasional setelah kekalahan telak di leg pertama.
Gelandang muda berusia 18 tahun, Marc Bernal, yang tampil menggantikan Frenkie de Jong karena cedera, mencetak gol di masing-masing babak. Satu gol lainnya lahir dari penalti Raphinha setelah Pedri dilanggar di kotak terlarang.
“Kami lolos ke final, itu yang terpenting,” ujar kiper Atletico, Juan Musso, kepada Movistar Plus.
“Kami tahu ini bisa sulit. Mereka adalah salah satu tim terbaik di dunia, tetapi kami berhasil lolos karena kami mencetak lebih banyak gol daripada mereka secara keseluruhan. Itulah intinya,” sambungnya.
Barcelona Menggila Sejak Awal
Tuan rumah langsung menekan sejak menit awal, menyadari mereka membutuhkan setidaknya empat gol untuk memaksa perpanjangan waktu. Tim asuhan Diego Simeone dipaksa bertahan di wilayah sendiri.
Kebangkitan Barcelona dimulai pada menit ke-30 lewat aksi individu Lamine Yamal yang melewati dua pemain sebelum mengirim umpan silang rendah yang disambut Bernal menjadi gol jarak dekat.
Atletico sempat mendapat peluang melalui sundulan Ademola Lookman, namun bola melenceng tipis dari umpan Marcos Llorente.
Barcelona menggandakan keunggulan pada masa tambahan waktu babak pertama setelah bek Marc Pubill melanggar Pedri di kotak penalti. Raphinha sukses menjalankan tugasnya, mengecoh Musso.
Musso Jadi Tembok Terakhir
Memasuki babak kedua, Musso tampil gemilang. Ia melakukan penyelamatan satu tangan untuk menepis tembakan Pedri pada menit ke-54, menggagalkan peluang Bernal dari tepi kotak penalti, serta mencatatkan penyelamatan ganda dari Yamal.
Gol ketiga Barcelona tercipta pada menit ke-72 saat Bernal melepaskan tendangan voli memanfaatkan umpan silang Joao Cancelo. Skor 3-0 membuat Barcelona hanya membutuhkan satu gol lagi untuk memaksa perpanjangan waktu.
Namun hingga peluit akhir berbunyi, Atletico mampu mempertahankan agregat keunggulan mereka.




