Lo Kheng Hong Ternyata Pegang 13 Saham di Atas 1%, Ada LSIP, RALS hingga SIMP

katadata.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Investor kawakan Lo Kheng Hong kembali menjadi sorotan pasar. Berdasarkan data kepemilikan saham per 27 Februari 2026, pria yang dijuluki “Warren Buffett Indonesia” ini tercatat menggenggam saham di sedikitnya 13 emiten dengan porsi kepemilikan di atas 1%.

Langkah investasi Lo kerap menjadi rujukan investor ritel di Bursa Efek Indonesia, terutama dalam mengidentifikasi saham berfundamental yang dinilai masih diperdagangkan di bawah nilai wajarnya. Dalam berbagai kesempatan dia menyebut lebih memilih saham yang memiliki fundamental bagus baik dari sisi kinerja, laporan keuangan hingga prospek bisnis. 

“Beli saham karena kinerjanya bagus dan valuasinya murah,” ujar Lo dalam berbagai kesempatan. 

Kepada Katadata.co,id, Lo pernah mengatakan tak terlalu mengkhawatirkan gejolak yang terjadi di pasar saham hingga penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di tengah dinamika yang berkembang. Ia mengatakan investor semestinya tidak perlu khawatir. Penurunan tajam IHSG justru menjadi modal untuk memperkuat posisi investasi. 

“IHSG yang turun banyak adalah peluang emas bagi investor, bisa beli perusahaan bagi di harga murah,” ujar Lo seperti dikutip kembali Rabu (4/3). 

Menurut Lo Kheng Hong, pada momen seperti hari investor bisa memanfaatkan untuk menambah portofolio di pasar modal. Namun pilihan investasi harus dilakukan dengan pertimbagan yang cermat. 

Lo Kheng Hong mengingatkan investor untuk tidak mudah panik. Ia justru menyarankan investor untuk bersikap cermat dan jeli melihat peluang di tengah penurunan harga sejumlah saham.  

Merujuk data terbaru yang diumumkan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), kepemilikan terbesar Lo secara persentase tercatat di sektor properti dan media. Ia menguasai 6,71% saham PT Intiland Development Tbk (DILD) atau setara 696,03 juta saham. Selain itu, Lo juga memegang 6,44% saham PT Global Mediacom Tbk (BMTR) sebanyak 1,06 miliar saham.

Di sektor industri, Lo memiliki 6,02% saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) atau 209,89 juta saham. Sementara di lini perkebunan, ia menggenggam 5,03% saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) sebanyak 779,20 juta saham, serta 1,21% saham PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) sebanyak 82,59 juta saham.

Lo juga tercatat memiliki 5,62% saham PT ABM Investama Tbk (ABMM) sebanyak 154,83 juta saham. Pada sektor tekstil, ia menggenggam 1,02% saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau 209,33 juta saham.

Di sektor ritel, Lo memiliki 2,16% saham PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) sebanyak 153,25 juta saham. Sementara di sektor kawasan industri, ia mengoleksi 1,16% saham PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) setara 111,86 juta saham.

Portofolio Lo juga mencakup sektor pembiayaan dan investasi. Ia menggenggam 1,58% saham PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) sebanyak 63,14 juta saham serta 1,23% saham PT Paninvest Tbk (PNIN) sebanyak 50,19 juta saham.

Di sektor petrokimia dan pakan ternak, Lo masing-masing memiliki 1,29% saham PT Polychem Indonesia Tbk (ADMG) sebanyak 50,31 juta saham dan 1,24% saham PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) setara 27,65 juta saham.

Sebaran kepemilikan tersebut menunjukkan konsistensi strategi value investing Lo Kheng Hong yang kerap memborong saham sektor siklikal, mulai dari properti, perkebunan, industri, hingga ritel. Dengan porsi kepemilikan di atas 5% pada sejumlah emiten, Lo juga masuk dalam jajaran pemegang saham signifikan yang diperhatikan pelaku pasar.





Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Unicharm Indonesia (UCID) Rugi Rp1,2 Triliun Sepanjang 2025
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Menaker imbau aplikator transparan dalam pemberian BHR 2026
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Adhiya Muzzaki Divonis Bebas di Kasus Perintangan 3 Perkara Korupsi
• 16 jam laludetik.com
thumb
Kakak Tiri Pembunuh Bocah SD di Bandung Barat Ditangkap saat Kabur di Cianjur
• 8 menit lalurctiplus.com
thumb
OJK Bekukan 2 Miliar Saham BEBS Senilai Rp14,5 Triliun Imbas Kasus Manipulasi IPO
• 13 menit laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.