Ketua Komite III DPD RI Dorong Penguatan Edukasi dan Regulasi Perlindungan Atlet

jpnn.com
13 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komite III DPD RI Dr. Filep Wamafma menyoroti masalah dugaan kekerasan fisik dan pelecehan seksual yang dialami atlet pelatnas panjat tebing yang mengemuka ke ruang publik.

Senator Filep mengecam keras kasus tersebut lantaran korban yang melapor hingga kini bertambah dari 8 atlet menjadi 10 atlet.

BACA JUGA: Demi Raih Medali di Olimpiade Paris 2024, Atlet Panjat Tebing Harus Dapat Pendampingan Psikologis

“Dugaan tindak kekerasan dan pelecehan seksual ini sangat memprihatinkan. Apalagi hal ini terjadi di pelatnas, dimana atlet putra dan putri kita sudah semestinya secara bebas dan bermartabat dapat tumbuh, berkembang dan hanya berfokus pada pencapaian prestasi,” ujar Filep, Rabu (4/3/2026).

Berdasarkan informasi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), persoalan 10 atlet yang merupakan atlet laki-laki dan juga atlet perempuan itu mendapat perhatian serius.

BACA JUGA: Tim Ortopedi Mandaya Royal Hospital Dukung Atlet Panjat Tebing Nasional Berjaya di Korea

Atas persoalan ini, senator Papua Barat itu mendorong adanya penguatan regulasi perlindungan atlet sekaligus edukasi agar lingkungan aman dan suportif untuk pengembangan atlet.

“Kami Komite III DPD RI yang membidangi Kepemudaan dan Olahraga mengecam keras masalah ini dan mendukung Kemenpora, KONI maupun Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) mengusut tuntas kasus ini. Yang jelas penguatan regulasi perlindungan atlet harus kita kawal bersama,” ujar Filep.

BACA JUGA: Atlet Panjat Tebing Berprestasi di AS, Yenny Wahid: Mengukuhkan Dominasi Indonesia

Dia lantas menambahkan UU Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, telah menjamin hak atlet atas keamanan, keselamatan, perlindungan dari kekerasan/pelecehan serta kesejahteraan, termasuk jaminan sosial dan pendampingan hukum.

Poin-poin ini harus dapat diterjemahkan dan dipertegas dalam peraturan internal lembaga maupun federasi.

“Atlet kita adalah aset dan harapan masyarakat yang harus dijaga marwah serta masa depannya. Tak hanya pelatnas, semua atlet putra-putri bangsa ini berhak mendapatkan jaminan keamanan dari segala bentuk tindak kekerasan dan pelecehan,” tegasnya.

Selain itu, Filep mendorong agar persoalan ini diproses dengan adil dan pelaku diberi sanksi tegas.

Dia menekankan kejadian demikian agar tidak berulang di lingkungan yang sama maupun di cabang olahraga lainnya.

Senator Filep mengatakan Komite III DPD RI mendukung langkah tegas penyelidikan maupun investigasi yang dilakukan oleh Kemenpora.

“Tindakan kekerasan dan pelecehan seksual sangat mencederai semangat sportivitas dan kebersamaan tim. Atlet menjadi harapan dan kebanggaan bangsa yang harus dijaga kehormatannya,” ungkap Filep.

”Langkah tegas dan segera ini penting untuk jaga martabat pelatnas sekaligus jadi bahan evaluasi untuk memberikan ruang yang terbuka, adil dan sportif di dunia olahraga nasional,” kata Senator Filep.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lirik lagu Mudik Tertib Ojo Kesusu: Pesan keselamatan Kakorlantas Polri 2026 yang baru saja dirilis
• 2 jam lalubrilio.net
thumb
Jaga Harga Jelang Lebaran, Pemkot Semarang Siap Gelar Pasar Murah Keliling
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Peristiwa 4 Maret: Pemerintah Kota Batavia Dibentuk hingga Wafatnya Salahuddin Ayyubi
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
SMI Bakal Luncurkan Obligasi hingga Rp10 Triliun Sepanjang 2026
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
200 Kapal Tanker Terjebak di Pintu Masuk Selat Hormuz, Total yang Terjebak Jadi 300
• 12 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.