Jakarta, tvOnenews.com - Perempuan di Koja, Jakarta Utara, menjadi korban pemukulan pacarannya beberapa kali gara-gara cemburu.
Korban berinisial S (19). Sementara itu, pacarnya berinisial R (24). Adapun aksi pemukulan ini terjadi di rumah pelaku.
“Saya menjadi korban pemukulan yang dilakukan pacar sendiri. Mata saya luka lebam. Sebelumnya juga pernah dipukul di bagian lain,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Berdasarkan pengakuannya, S dan R sudah berpacaran selama delapan bulan. Adapun pemukulan itu sudah terjadi saat hubungan mereka menginjak tiga bulan.
“Pacar saya itu cemburuan orangnya. Saya bertemu di aplikasi perjodohan dan memang orangnya ganteng,” kata dia.
Pemukulan yang dilaporkannya kali ini terjadi pada Sabtu (28/2/2026) saat dijemput sang pacar.
Saat itu dirinya bekerja dari pukul 10.00-22.00 WIB. Saat dijemput, kata dia, R melihat dirinya sedang berkomunikasi dengan teman kerja pria.
“Kawan saya itu bertanya tentang pekerjaan dan tentu saya jawab. Itu membakar api cemburu,” ujarnya.
Akhirnya S dan R pun pergi dari tempat itu. Setelahnya, R mengajak S pulang ke rumah R di kawasan Koja.
Saat kejadian, kata dia, orang tua berada di sebelah rumahnya.
"Saya dimaki-maki, ditunjuk-tunjuk, bahkan dipukul oleh pelaku hingga membuat kelopak mata saya lebam dan mengalami pendarahan di dalam," jelasnya.
Karena sudah tak tahan lagi dengan perlakuan itu, S akhirnya memberanikan diri membuat laporan polisi ke Polres Metro Jakarta Utara.
Saat melaporkan perbuatan sang pacar, petugas langsung melayani dan melakukan visum di rumah sakit.
"Pelaku sudah ditahan di Polres Jakarta Utara. Saya harap pelaku dihukum berat," harapnya.
S mengakui pacarnya posesif dan ringan tangan sehingga dia sering menjadi korbannya. Tak hanya itu, S juga diwanti-wanti oleh pelaku untuk tidak boleh bicara sama lawan jenis.
Adapun aksi penganiayaan tersebut sudah tiga kali dilakukan pelaku terhadap dirinya. (ant/nsi)




