istanbul (ANTARA) - Qatar tidak sedang berperang dengan Iran melainkan menggunakan haknya yang sah untuk membela diri, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari pada Selasa (3/3).
Sebelumnya pada hari itu, sejumlah jurnalis Israel mengutip sumber-sumber Barat yang mengklaim bahwa Qatar melakukan serangan terhadap Iran selama 24 jam terakhir.
"Qatar tidak ikut bagian dari serangan yang menargetkan Iran. Kami menggunakan hak kami untuk membela diri dan menghadang serangan Iran terhadap negara kami," katanya di medsos X.
Ia mendesak para media agar mengacu pada sumber-sumber Qatar yang kredibel ketika memberitakan tentang Qatar.
Pada 28 Februari Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Iran kemudian mengambil langkah balasan dengan meluncurkan sederet serangan rudal ke wilayah Israel dan pangkalan militer Amerika Serikat seluruh Timur Tengah.
Sumber: SPutnik/RIA Novosti
Baca juga: Sekitar 200 kapal tanker terjebak di pintu masuk Selat Hormuz
Baca juga: Qatar kecam keras penargetan wilayahnya, tegaskan hak untuk respons
Baca juga: Iran serang markas Armada Kelima AS di Bahrain, Pangkalan Qatar, UEA
Sebelumnya pada hari itu, sejumlah jurnalis Israel mengutip sumber-sumber Barat yang mengklaim bahwa Qatar melakukan serangan terhadap Iran selama 24 jam terakhir.
"Qatar tidak ikut bagian dari serangan yang menargetkan Iran. Kami menggunakan hak kami untuk membela diri dan menghadang serangan Iran terhadap negara kami," katanya di medsos X.
Ia mendesak para media agar mengacu pada sumber-sumber Qatar yang kredibel ketika memberitakan tentang Qatar.
Pada 28 Februari Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Iran kemudian mengambil langkah balasan dengan meluncurkan sederet serangan rudal ke wilayah Israel dan pangkalan militer Amerika Serikat seluruh Timur Tengah.
Sumber: SPutnik/RIA Novosti
Baca juga: Sekitar 200 kapal tanker terjebak di pintu masuk Selat Hormuz
Baca juga: Qatar kecam keras penargetan wilayahnya, tegaskan hak untuk respons
Baca juga: Iran serang markas Armada Kelima AS di Bahrain, Pangkalan Qatar, UEA





