JAKARTA, KOMPAS.com - Peringatan dini angin kencang Jakarta berlaku pada 4–5 Maret 2026 di wilayah daratan DKI, Perairan Kepulauan Seribu, dan Teluk Jakarta.
Informasi ini disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta berdasarkan rilis resmi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok.
Kecepatan angin maksimum diperkirakan mencapai 20 knot atau sekitar 37 kilometer per jam, terutama pada malam hingga dini hari. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampaknya.
Baca juga: BMKG: Cuaca Jakarta Hari Ini Hujan dan Awan Tebal di Sebagian Wilayah
Wilayah dan Potensi DampakBPBD menyebutkan, potensi angin kencang terjadi di wilayah daratan Provinsi DKI Jakarta serta perairan Kepulauan Seribu dan Teluk Jakarta.
Kecepatan angin maksimum 20 knot tersebut setara dengan Skala Beaufort 5. Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak seperti:
- Pohon tumbang
- Reklame atau papan informasi roboh
- Kerusakan ringan pada bangunan tidak kokoh
BPBD mengimbau warga untuk memeriksa kondisi sekitar rumah, mengamankan barang-barang di luar ruangan, serta menghindari berteduh di bawah pohon atau bangunan yang tidak stabil saat angin kencang berlangsung.
Baca juga: Jadwal Cuti Bersama dan WFA Libur Lebaran 2026, Total 12 Hari
Tinggi Gelombang dan Risiko PelayaranUntuk wilayah perairan, tinggi gelombang diperkirakan berkisar 0,5–1,25 meter (kategori rendah) di:
- Perairan Kepulauan Seribu
- Teluk Jakarta
- Perairan Bekasi–Karawang
- Perairan Subang
- Perairan Indramayu
Meski tergolong rendah, BMKG mengingatkan adanya risiko terhadap keselamatan pelayaran jika kecepatan angin dan tinggi gelombang melampaui ambang tertentu, yakni:
- Perahu nelayan: angin >15 knot dan gelombang >1,25 meter
- Kapal tongkang: angin >16 knot dan gelombang >1,5 meter
- Kapal ferry: angin >21 knot dan gelombang >2,5 meter
- Kapal besar (kargo/pesiar): angin >27 knot dan gelombang >4 meter
Nelayan dan operator kapal diminta memperhatikan pembaruan prakiraan cuaca sebelum berlayar.
Baca juga: Jadwal Liburan Sekolah Lebaran 2026 Total 16 Hari, Ini Rinciannya
Masyarakat dapat memantau perkembangan informasi gelombang laut melalui laman resmi BPBD DKI Jakarta.
Dalam kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan segera, warga dapat menghubungi layanan Call Center Jakarta Siaga 112.
BPBD menegaskan pentingnya kewaspadaan kolektif untuk meminimalkan risiko selama periode potensi angin kencang ini berlangsung.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519989/original/065200500_1772603405-Peresmian_Reforestasi_Taman_Nasional_Tesso_Nilo.jpeg)

