Pasukan Amerika Serikat (AS) menghabiskan sekitar USD779 juta atau sekitar Rp13 triliun pada hari pertama serangan terhadap Iran.
IDXChannel - Pasukan Amerika Serikat (AS) menghabiskan sekitar USD779 juta atau sekitar Rp13 triliun pada hari pertama serangan terhadap Iran.
Dilansir dari Anadolu pada Selasa (3/3/2026), angkanya setara dengan 0,1 persen dari anggaran pertahanan AS pada 2026.
Pada hari pertama, pasukan AS mengerahkan antara lain pesawat pembom siluman B-2, jet tempur F-22, F-35, dan F-16, pesawat serang A-10, dan pesawat perang elektronik EA-18G.
Operasi ini juga menggunakan drone MQ-9 Reaper, kapal induk bertenaga nuklir, kapal perusak rudal berpemandu, dan sistem pertahanan rudal Patriot dan THAAD.
Operasi B-2 saja diperkirakan menelan biaya USD30,2 juta. Hal ini didasari data dari Departemen Pertahanan AS.
Sementara itu, operasi jet tempur F-18, F-16, F-22, dan F-35 diperkirakan menelan biaya USD271,34 juta.
Biaya keseluruhan untuk aset udara dan darat gabungan, termasuk jet tempur, mencapai sekitar USD423,57 juta.
Dua kelompok kapal induk AS di wilayah tersebut, USS Abraham Lincoln dan USS Gerald R Ford, juga ikut serta dalam serangan itu. Biaya pengoperasian kapal induk beserta kontingen kapal perusak dan kapal tempur pesisir diperkirakan mencapai USD15 juta per hari.
Selain itu, perkiraan menunjukkan bahwa sekitar 200 rudal Tomahawk ditembakkan pada hari pertama, dengan total biaya amunisi sebesar USD340,4 juta. (Wahyu Dwi Anggoro)





