Transjakarta Perpanjang Jam Operasional ke Terminal dan Stasiun Selama Arus Mudik

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memperpanjang jam operasional di sejumlah rute yang terhubung ke terminal dan stasiun besar untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza mengatakan, peningkatan jumlah penumpang biasanya terjadi saat arus balik, terutama di terminal dan stasiun utama di Jakarta.

“Jadi pertama mudik dan arus balik kita juga antisipasi di terminal-terminal besar,” ujar Welfizon di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Baca juga: Bus Transjakarta ke Ancol, Ragunan, TMII, dan PIK Diperbanyak Saat Libur Lebaran

Untuk pengaturan layanan di terminal besar seperti Terminal Terpadu Pulo Gebang.

Transjakarta tengah berkordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk pengaturan layanan.

Penyesuaian rute dan jam operasional akan dilakukan terutama saat arus balik, ketika lonjakan penumpang dinilai cukup tinggi.

“Nanti kita akan bikinkan rute-rute khusus dan jam operasi yang diperpanjang, termasuk juga jumlah armada terutama pada saat Amari,” kata Welfizon.

Antisipasi serupa juga dilakukan untuk rute menuju stasiun-stasiun besar seperti Stasiun Pasar Senen dan stasiun lainnya di Jakarta.

“Di malam harinya itu nanti kita akan antisipasi. Termasuk yang ke stasiun-stasiun, ke Senen dan yang lainnya itu nanti kita juga akan antisipasi,” lanjut dia.

Untuk memudahkan mobilitas penumpang menuju dan dari bandara, Transjakarta menyiapkan armada low entry jenis Metrotrans berwarna oranye dengan lantai rendah.

Baca juga: Ojol dan Kurir Dapat BHR Lebaran 2026, Besarannya hingga Rp 1,6 Juta

Armada ini dinilai lebih memudahkan penumpang yang membawa koper.

Nantinya, bus akan berhenti di halte yang berada di pinggir jalan atau trotoar, bukan di halte tengah.

Skema ini diharapkan memudahkan akses penumpang, termasuk saat tiba di bandara.

Di sisi lain, Transjakarta memastikan seluruh layanannya, termasuk Transjabodetabek, akan digratiskan saat Hari Raya Idul Fitri.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Namun, untuk tanggal pasti pemberlakuan tarif gratis tersebut, pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

"Nanti akan ada SK Kadis-nya. Kita menunggu apakah nanti tanggal 1 Syawal atau tanggal berapa, 1 dan 2, nanti kita lihat," kata Welfizon.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Todong Pistol Mainan dan Aniaya Sopir Usai Senggolan di Jalan, Anggota TNI AD Diperiksa Denpom!
• 1 jam lalusuara.com
thumb
Terpopuler: Alasan Persib Lolos WO, Eks Pemain Termahal Timnas Indonesia Diincar PSV, Update Kabar Eks Pelatih Garuda Asal Brazil
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
[FULL] Selat Hormuz Masih Ditutup Iran: Harga Minyak Dunia Merangkak Naik, INDEF Kritik Cadangan BBM
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
KPK Bawa 11 Orang dari Pekalongan ke Jakarta Seusai OTT Bupati Fadia Arafiq
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
MBG di Sekolah Tak Boleh Sekadar Makan, Tanamkan Kebiasaan Sehat
• 2 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.