Grid.ID - Aktor Jonathan Frizzy akhirnya bisa menghirup udara bebas pada 7 Januari 2026 lalu. Ia sebelumnya divonis delapan bulan penjara karena penyalahgunaan rokok elektrik yang mengandung cairan obat keras atau narkotika.
Pria yang akrab disapa Ijonk itu mengaku masa-masa tersebut menjadi periode berat dalam hidupnya. Namun, ia berusaha tetap kuat demi orang-orang terkasih, terutama anak-anaknya.
Menurutnya, kehadiran anak-anak menjadi sumber semangat terbesar selama menjalani hukuman. Ia menjadikan mereka sebagai alasan untuk terus bertahan dan memperbaiki diri.
“Yang pasti yang menguatkan itu anak-anak. Terus belajar berjuang sama diri sendiri, akhirnya aku belajar untuk bersyukur selalu," ujarnya dikutip dari tayangan FYP Trans7 pada Rabu (4/3/2026).
Selama berada di balik jeruji, Jonathan harus terpisah dari buah hatinya. Ia mengaku belum memiliki kesempatan untuk bertemu langsung dengan mereka.
“Belum ketemu (anak-anak) sama sekali. Nanti paling lagi mau minta sama mamanya,” katanya.
“Lagi diusahakan, sudah ada komunikasi, tinggal tunggu waktunya, doain aja,” lanjutnya.
Jonathan juga mengungkapkan bahwa anak-anaknya tampaknya belum mengetahui soal dirinya yang sempat dipenjara. Ia menilai usia mereka yang masih kecil membuat situasi ini belum sepenuhnya dipahami.
“Enggak nanya sih kayaknya enggak tahu ya, anak-anak masih kecil banget sih gitu. Lagian juga bukan hal yang besar banget lah," ucapnya.
Jika bertemu anak-anaknya nanti, ia ingin momen itu berlangsung sederhana dan penuh kehangatan. Ia tak ingin menyampaikan penjelasan panjang, melainkan langsung memeluk mereka dengan penuh rasa rindu.
“Kalau ketemu mau langsung cium aja, enggak usah nyampein apa-apa. Cium terus bilang I love you, I miss you," katanya.
Pengalaman menjalani hukuman membuat Ijonk merasa berada di titik terendah dalam hidup. Vonis delapan bulan penjara menjadi pukulan berat yang harus ia terima.
“Pastilah semua orang juga merasakan seperti itu (berat), banyak pelajaran yang didapat. Sebenarnya ini bukan sesuatu yang harus aku jalanin sih gitu. Jadi emang aku banyak dijebak segala macam lah pokoknya,“ tuturnya.
Meski begitu, Jonathan mencoba mengambil sisi positif dari peristiwa tersebut sebagai pembelajaran hidup.
“Tapi tetap ini pembelajaran, kita harus pilih-pilih teman, harus benar-benar circle kita jaga, terus jangan gampang percaya sama orang,“ tutupnya. (*)
Artikel Asli



