Berkumur dan Sikat Gigi saat Puasa, Batal atau Tidak?

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Puasa bukan berarti kita harus menahan diri dari menjaga kebersihan tubuh. Dan mungkin salah satu hal yang pernah terpikir adalah: Apakah kalau berkumur atau sikat gigi saat puasa bisa membatalkan? Apalagi, bila dilakukan dalam durasi agak lama dan sampai berbusa banyak.

Ternyata, ada hal yang perlu diperhatikan agar kebiasaan sederhana ini tidak berisiko membatalkan puasa, Moms.

Dikutip dari Antara, Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU), Ustaz Alhafiz Kurniawan, mengingatkan agar berkumur dan bersikat gigi tidak dilakukan secara berlebihan selama berpuasa.

"Salah satu hal yang sebaiknya dihindari atau dianjurkan supaya tidak lakukan adalah melakukan sesuatu yang berkenaan dengan mendekati membatalkan puasa bila dilakukan secara berlebihan. Misalnya berkumur atau sikat gigi secara berlebihan," kata Alhafiz Kurniawan.

Ia menjelaskan, jika berkumur dilakukan secara berlebihan, dikhawatirkan ada tetesan air yang terminum. Begitu juga ketika menyikat gigi secara berlebihan.

"(Jika berlebihan) misalnya pasta gigi yang sudah berbentuk buih-buih itu bisa masuk ke dalam tubuh kita atau misalnya rontokan sikat yang sangat halus itu terbawa masuk," kata Alhafiz Kurniawan.

Sehingga, berkumur dan menyikat gigi saat berpuasa berbeda dengan berkumur dan bersikat gigi di kala tidak puasa, Moms.

Bulan Ramadan Juga Perlu Menjaga Kebersihan Tubuh

Meski demikian, selama bulan Ramadan, umat Muslim tetap boleh untuk berkumur dan menyikat gigi dengan tujuan menjaga kebersihan mulut maupun gigi. Sehingga, aktivitas sehari-hari pun tidak terganggu.

"Sehingga, kita beraktivitas, berangkat sekolah, berangkat ke kantor, beraktivitas di ruang-ruang publik tentu perlu menjaga kepercayaan diri," jelasnya.

"Kalau kita tidak sikat gigi karena alasan makruh itu saya kira kurang tepat, sehingga terkesan ibadah puasa itu melarang banyak. Padahal kalau kita tahu ketentuan dan kadarnya, itu tetap bisa kita lakukan dengan proporsi yang cukup atau yang dibutuhkan," tutup Dosen Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) Agama Islam Universitas Indonesia itu.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Biaya Logistik Global Bisa Naik 30 Persen Akibat Penutupan Selat Hormuz
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Hikmahanto: Keanggotaan RI di BoP Perlu Ratifikasi DPR, Semoga Ditolak
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Pramono Anung Mau Sikat Terminal Bayangan, Wajibkan 26.500 Pemudik Lewat Jalur Resmi
• 19 jam lalusuara.com
thumb
Pengacara Suap Hakim Kasus Minyak Goreng Divonis 14 & 16 Tahun Penjara
• 16 jam laludetik.com
thumb
227 Juta Anak Diprediksi Mengalami Obesitas pada 2040
• 6 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.