Penulis: Harapan Sagala
TVRINews, Tapanuli Utara
Pembangunan rumah bantuan KDM bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tapanuli Utara hingga kini belum juga dimulai. Padahal, bantuan tersebut telah diserahkan beberapa waktu lalu kepada warga penerima.
Kepala Desa Rura Juludolok, Kecamatan Sipoholon, Kristofel Simanungkalit, pada Rabu, 4 Maret 2026, mengungkapkan bahwa pelaksanaan pembangunan masih menunggu ketentuan lebih lanjut dari pihak terkait.
“Betul, uang bantuan Pak KDM berada di rekening saya. Dan kalau bisa, mestinya kami-lah (warga) yang mengerjakan pembangunannya,” ujar Kristofel.
Sebelumnya, bantuan pembangunan rumah di Kecamatan Tarutung, Sipoholon, dan Parmonangan dengan total 25 unit senilai lebih dari Rp1,8 miliar telah diserahkan secara langsung kepada warga sebagai bantuan kemanusiaan dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) bersama rekan. Namun, menurut sejumlah warga di Kecamatan Parmonangan, hingga kini progres pembangunan fisik rumah tersebut belum terlihat.
Camat Sipoholon, Erwin Hutauruk, menjelaskan bahwa lokasi pembangunan sudah disurvei oleh dinas terkait. Hasil survei tersebut menjadi dasar untuk proses lanjutan sebelum pembangunan dilaksanakan.
Belum dimulainya pembangunan ini membuat warga penerima bantuan masih harus menunggu kepastian tata cara realisasi pembangunan. Baik warga, pemerintah kecamatan, maupun pemerintah desa berharap proses administrasi dapat segera dirampungkan agar pembangunan rumah bagi korban bencana dapat segera terealisasi.
Editor: Redaktur TVRINews





