MAGELANG, iNews.id - Petugas gabungan menemukan dua korban banjir lahar hujan Gunung Merapi di wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Dengan penemuan tersebut, total tiga dari lima korban yang dilaporkan hanyut telah teridentifikasi, sementara dua lainnya masih dalam pencarian.
Salah satu korban ditemukan di aliran Sungai Senowo, Kecamatan Dukun, Rabu (4/3/2026) pagi. Proses evakuasi dilakukan tim gabungan dari Basarnas Unit Borobudur, Damkar, TNI, Polri, dibantu relawan dan warga setempat.
Korban ditemukan di antara bebatuan dan tertimbun material pasir yang terbawa arus lahar. Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Muntilan untuk proses identifikasi.
Koordinator Basarnas Unit Borobudur, Arif Yulianto mengatakan, berdasarkan data yang diterima terdapat lima orang yang hanyut saat banjir lahar menerjang kawasan tersebut.
“Dari data yang ada, lima orang dilaporkan hanyut. Hingga pagi ini sudah tiga korban yang berhasil ditemukan, sementara dua lainnya masih dalam proses pencarian,” ujar Arif.
Selain menelan korban jiwa, banjir lahar hujan juga menghanyutkan beberapa truk yang berada di sekitar aliran sungai.
Sebelumnya, banjir lahar hujan Gunung Merapi terjadi pada Selasa (3/3/2026) sore hingga malam hari. Tingginya curah hujan di puncak Merapi memicu banjir lahar dingin yang menerjang Sungai Senowo dan sekitarnya.
Hingga kini, proses pencarian terhadap dua korban yang masih hilang terus dilakukan.
Original Article




