jpnn.com - SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi buka suara terkait Bupati Pekalongan Fadia A. Rafiq yang terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK). Gubernur Luthfi menyatakan akan menghormati proses penyidikan yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut.
“Ini menjadi pembelajaran bagi seluruh pejabat publik untuk menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance),” ujar Luthfi seusai Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Selasa (3/3).
BACA JUGA: KPK OTT Fadia A Rafiq, Wakil Bupati Pekalongan Bungkam
Gubernur Luthfi mengaku sudah mengingatkan seluruh bupati dan wali kota di Jawa Tengah agar menjaga integritas dan tidak melanggar hukum. “Harus menciptakan birokrasi yang bersih dengan tidak melanggar hukum,” ungkap mantan Kapolda Jawa Tengah, itu.
Sebelumnya diberitakan, Bupati Pekalongan Fadia A. Rafiq dikabarkan terjaring OTT KPK, Selasa (3/3). Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, penyidik tidak hanya menangkap Fadia A Rafiq dalam penindakan tersebut.
BACA JUGA: Bupati Fadia Arafiq Ditangkap KPK, 10 Pejabat Pemkab Pekalongan Diperiksa di Mapolresta
"Kami melaksanakan kegiatan penyelidikan tertutup di Pekalongan dan mengamankan beberapa pihak, termasuk bupati (Pekalongan, red)," kata Budi kepada awak media via layanan perpesanan WhatsApp, Selasa (3/3).
Belum diketahui penindakan terhadap putri pedangdut kondang A. Rafiq tersebut itu terkait kasus apa.
BACA JUGA: Bupati Pekalongan Kena OTT KPK, Sekjen Golkar Minta Kader Lakukan Ini
Untuk saat ini, pihak-pihak yang terjaring OTT, termasuk Fadia dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. "Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Budi.
Status para pihak yang terjaring OTT KPK akan disampaikan dalam waktu 1×24 jam.
Dalam pantauan JPNN.com, akun Instagram resmi @fadiaarafiq.official milik Fadia A. Rafiq menghilang. Biasanya, Fadia selalu mengunggah aktivitas kesehariannya sebagai bupati Pekalongan di akunnya di Instagram.
Sebelumnya, Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq sempat viral dan dihujat warganet di media sosialnya.
Saat itu, Fadia digeruduk warganet imbas kasus adminnya di Instagram yang membalas komentar seorang warganet dengan kata-kata kasar.
Komentar tersebut berkaitan dengan keluhan soal jalan rusak.
Fadia A.Rafiq merupakan politikus Partai Golkar yang dua kali memenangi Pilkada Kabupaten Pekalongan, yakni periode 2021-2025 dan 2025-2030.
Sebelum menjabat orang nomor satu di Kota Batik, Fadia terlebih dahulu menjadi wakil bupati Pekalongan mendampingi Amat Antono.
Pada periode kedua ini, Fadia berpasangan dengan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sukirman. (ink/jpnn)
Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : Wisnu Indra Kusuma




