Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, telah rampung menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, usai terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT).
Usai diperiksa, Fadia nampak keluar dari gedung dengan mengenakan rompi tahanan KPK. Biasanya, jika rompi dikenakan, statusnya telah ditetapkan menjadi tersangka.
Terlihat, Fadia juga mengalungi secarik selendang sambil berupaya menutupi sebagian wajahnya.
Saat digiring menuju mobil tahanan, Fadia membantah dirinya terjaring dalam OTT.
"Saya tidak OTT, saya tidak ada barang apa pun yang diambil," kata Fadia di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (4/3).
KPK akan mengumumkan penetapan tersangka sekaligus konstruksi perkaranya siang ini.
Adapun OTT ini digelar KPK sejak Selasa (3/3) dini hari. Total, ada 14 orang yang diamankan dalam operasi senyap itu, termasuk Bupati Pekalongan.
KPK menyebut perkara ini berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa (PBJ), termasuk sektor outsourcing atau pengadaan tenaga pendukung di sejumlah dinas.
Menurut KPK, proses pengadaan diduga telah diatur dan dikondisikan sehingga perusahaan tertentu bisa memenangkan proyek.





