Liputan6.com, Jakarta - Menteri Luar Negeri periode 2001-2009 Noer Hassan Wirajuda membocorkan, Presiden Prabowo Subianto akan mengevaluasi posisi Indonesia dalam misi Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Rencana ini menyusul perkembangan terbaru dari konflik Amerika Serikat-Israel dan Iran.
Hassan mengatakan pertemuan ini membahas dampak eskalasi perang terhadap peluang keberhasilan misi BoP yang selama ini difokuskan pada upaya gencatan senjata (ceasefire), bantuan kemanusiaan, serta rehabilitasi dan rekonstruksi.
Advertisement
Menurutnya, Presiden menegaskan bahwa evaluasi diperlukan mengingat dinamika situasi di lapangan terus berkembang. Pemerintah akan mempertimbangkan sejumlah aspek, termasuk komitmen pendanaan serta pengiriman pasukan Indonesia yang selama ini disebut sebagai salah satu yang terbesar dalam misi tersebut.
"Keputusan kan belum. Pasti beliau akan mengevaluasi dan mengambil keputusan yang tepat pada waktunya," ujar Hassan selepas acara diskusi kebangsaan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3) malam.




