Gara-gara Hutang, Pasutri dan Anaknya Asal Jombang, Diculik dan Disekap Dua Hari di Bangkalan

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bangkalan, tvOnenews.com – Pasangan suami istri (Pasutri), dan seorang anak balita, warga Kabupaten Jombang, menjadi korban penculikan dan penyekapan, di Bangkalan.

Ketiga korban akhirnya berhasil ditemukan dan dibebaskan petugas kepolisian. Dari keterangan korban, insiden ini dilatarbelakangi masalah hutang piutang.

Insiden penculikan terjadi karena korban dengan terduga pelaku mempunyai hutang rokok ilegal senilai Rp 95.000.000. Namun korban hanya bisa membayar Rp 75.000.000, dan meminta perpanjangan waktu pembayaran.

Tunggakan ini rupanya membuat terduga pelaku N-H emosi. Bersama lima orang laki-laki, dan perempuan kemudian mendatangi korban ke rumahnya di Jombang.

Berdasarkan pengakuan, Anjar Andrianto, yang saat itu sedang tidur, tak berdaya saat rumahnya tiba-tiba dimasuki kelima laki-laki tersebut. Sebagian diantaranya membawa senjata tajam. Bahkan menurut korban, mereka sempat dianiaya, termasuk istrinya yang dicekik, dan dibenturkan ke tembok oleh N-H.

Usai dianiaya, pasutri dan balitanya tersebut lalu dibawa paksa, dan disekap di Bangkalan. Meski begitu, korban mengaku diperlakukan baik saat disekap selama dua hari.

Upaya korban untuk lepas dari penyekapan baru terjadi, setelah ia berhasil menghubungi keluarganya di jombang, yang selanjutnya melaporkan kejadian ini ke mapolres setempat, dan kasus ini pun kini ditangani oleh kepolisian Jombang.

Mereka dijemput paksa dari rumahnya bersama istrinya berinisial ZR (25) dan putrinya, KA yang masih berusia 4 tahun, pada Minggu (1/3) dini hari dan disekap di sebuah rumah di Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura, hanya karena belum mampu membayar kekurangan Rp 25 juta dari bisnis rokok. 

"Saya bersama istri dan anak disekap selama 2 hari karena kekurangan membayar rokok ilegal senilai Rp 25 juta. Dijemput dari rumah, istri saya dicekik dan dibenturkan tembok, anak saya juga dicekik dan dicengkiwing (diangkat/ dibawa dengan satu tangan),

Anggota Polsek Socah Bangkalan menerima laporan dari warga langsung mendatangi sebuah rumah, yang diduga menjadi lokasi penyekapan, di Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan. Korban akhirnya ditemukan berada di dalam salah satu rumah warga.

Ketiga korban yakni pasangan suami istri, Anjar Andrianto dan Zeni Rismawati, serta anaknya yang masih berusia 4 tahun. Ketiganya merupakan warga Desa Rejo Agung, Kabupaten Jombang. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perjalanan Umrah dari DIY Tetap Berjalan Meski Ada Imbauan Penundaan
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
1.255 Personel Gabungan Amankan Laga Persija vs Borneo FC di JIS
• 21 jam laludisway.id
thumb
Terus Memesona di Serie A, Jay Idzes Siap Pimpin Timnas Indonesia di Ajang FIFA Series 2026
• 21 jam lalubola.com
thumb
Perang AS-Iran Memanas! Pemerintah Pastikan Pelindungan untuk Pemulangan Jamaah Umrah
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Utang Pinjol Tembus Rp 98,54 T per Januari 2026, Naik 25,52 Persen
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.