Perjalanan umrah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tetap dilaksanakan meski pemerintah mengimbau masyarakat menunda keberangkatan sementara waktu akibat konflik di Timur Tengah.
Ketua Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPD AMPHURI) DIY, Adam Basyori, mengatakan penyelenggara telah membayarkan seluruh biaya keberangkatan calon jemaah.
Penundaan berpotensi membuat biaya yang sudah dibayarkan tidak dapat dikembalikan.
“Kita sebagai penyelenggara itu sudah membayar semuanya. Biaya yang sudah dibayarkan ke maskapai dan hotel itu akan hangus (jika ditunda),” kata Adam kepada awak media, Selasa (3/3).
Ia menyebut informasi terkait situasi terkini telah disampaikan kepada calon jemaah, dan mereka tetap memilih berangkat karena periode umrah bertepatan dengan bulan Ramadan.
“Dengan keadaan seperti ini sampaikan juga ke jemaah, mereka tetap ingin berangkat,” kata Adam.
“Mereka biasanya yang umrah di bulan Ramadhan itu rata-rata sudah umrah lebih sekali. Umrah Ramadhan itu kan high season-nya umrah,” ujarnya.
Menurutnya, penerbangan yang sebelumnya sempat terdampak kini telah kembali normal. Hingga saat ini belum ada pemberitahuan resmi dari maskapai terkait penundaan penerbangan.
“Yang tertunda itu kemarin yang transit di Uni Emirat, di Dubai, entah di Doha, Qatar, terus Abu Dhabi, Etihad. Sekarang sudah kembali normal,” ujarnya.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) DIY, Jauhar Mustofa, mengimbau masyarakat menunda keberangkatan umrah sementara waktu menyusul konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.
Meski demikian, ia menyebut penerbangan langsung dari Indonesia menuju Jeddah tidak mengalami penundaan.
“Sekarang yang direct itu masih aman, dari Jakarta masih aman. Kemarin ada yang Minggu berangkat, malam Senin sudah mendarat,” kata Jauhar kepada awak media, Selasa (3/3).
Ia menambahkan, personel Kementerian Haji telah disiapkan untuk memberikan pendampingan kepada warga Indonesia yang terdampak situasi konflik.





