BI Gencar Jaga Stabilisasi Rupiah di Tengah Gejolak Geopolitik AS-Iran

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Bank Indonesia (BI) mengintensifkan berbagai instrumen stabilisasi untuk meredam tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang menembus level Rp16.900 per USD akibat meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah.
 
Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan bank sentral Indonesia akan terus berada di pasar dalam rangka menjaga stabilitas nilai tukar untuk mencegah dampak dari meluasnya konflik Timur Tengah.
 
"Intervensi yang tegas dan konsisten akan terus kami lakukan melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, disertai dengan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder," kata Destry dalam keterangannya di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu, 4 Maret 2026.
  Baca juga: Rupiah Melemah ke Rp16.922 per USD

(Ilustrasi kurs rupiah terhadap dolar AS. Foto: MI/Susanto)
  Pelemahan rupiah masih sejalan dengan mata uang regional  
Destry mengatakan pelemahan rupiah masih sejalan dengan mata uang regional. Secara month-to-date (mtd), rupiah tercatat melemah 0,51 persen, relatif lebih baik dibandingkan pelemahan mata uang di kawasan.
 
Cadangan devisa juga tetap terjaga yakni berada di level USD154,6 miliar pada akhir Januari 2026. Di sisi lain, arus masuk modal asing di pasar keuangan domestik selama tahun 2026 tercatat sejumlah Rp25,7 triliun.
 
Pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Rabu, rupiah bergerak melemah 58 poin atau 0,34 persen menjadi Rp16.930 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.872 per dolar AS pada Selasa (3/3).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral Barang Bukti Narkoba Sabu Disebut Hilang 30 Kilogram Akibat Meleleh, Polri Angkat Bicara
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Daftar Wilayah Potensi Cuaca Ekstrem Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari ini 4 Maret 2026
• 11 jam laludisway.id
thumb
Hassan Wirajuda ke Prabowo: Jadi Mediator Iran-AS Butuh Restu Kedua Pihak
• 8 jam lalusuara.com
thumb
Terus Bombardir Iran, AS Mulai Kekurangan Pasokan Rudal
• 5 jam laludetik.com
thumb
Gebrakan China Jelang Pertemuan Trump dan Xi Jinping
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.