Pemkot Surabaya Siagakan Tim Darurat untuk Antisipasi Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem

suarasurabaya.net
6 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), menyiagakan tim di tujuh area penanganan pohon tumbang selama cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi hingga 10 Maret 2026.

Dedik Irianto Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mengungkapkan, tim sudah dibagi di tujuh rayon taman yang tersebar di seluruh wilayah Surabaya.

Pembagian tujuannya, agar penanganan darurat, baik pembersihan saluran maupun pemotongan pohon yang melintang di jalan, dapat dilakukan lebih efektif dan cepat.

Dedik menjelaskan, berdasarkan kejadian hujan lebat disertai angin Senin (2/3/2026), wilayah Surabaya Pusat dan Timur menjadi area yang paling terdampak.

Beberapa pohon jenis Trembesi besar dilaporkan tumbang di kawasan Jalan Diponegoro hingga Jalan Tambaksari, yang sempat memicu kemacetan arus lalu lintas kendaraan.

“Sesuai arahan Pak Wali Kota, Eri Cahyadi, kami sudah siapkan seluruh peralatan, mulai dari mesin senso (gergaji mesin) yang sudah diasah hingga armada tangki penyedot genangan. Jika hujan lebat, prioritas kami ada dua, yaitu kalau banjir kita sedot, kalau ada pohon tumbang tim senso langsung terjun ke lokasi,” ujar Dedik.

Meski terdapat beberapa laporan kendaraan roda empat yang tertimpa pohon kemarin, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Alhamdulillah, kondisi pemilik mobil selamat semua. Kami juga dibantu oleh rekan-rekan dari BPBD serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) dalam proses evakuasi di lapangan,” tambahnya.

Langkah pencegahan, DLH Surabaya sudah rutin melakukan perantingan pohon secara berkala.

Tujuannya mengurangi beban pohon agar tidak mudah roboh saat diterjang angin kencang.

“Perantingan kami lakukan rutin, baik di jalan protokol maupun berdasarkan laporan warga. Namun, saat hujan sudah turun, fokus kami beralih pada antisipasi bencana dan pembersihan hasil tumbangan agar tidak mengganggu akses jalan,” jelas Dedik.

Menyikapi prediksi cuaca ekstrem pada 1-10 Maret 2026, Dedik mengimbau warga Surabaya untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di tengah hujan lebat.

“Warga diminta tidak berlindung di bawah pohon besar atau baliho saat angin kencang. Masyarakat dapat bersurat atau melapor ke DLH jika melihat pohon yang tampak rapuh atau condong,” terangnya.

Disamping itu, DLH akan memprioritaskan pohon di tepi jalan utama yang dapat dijangkau oleh mobil Skywalker demi keamanan petugas dan efisiensi waktu.

“Kami mohon masyarakat tetap waspada. Jika melihat ada pohon yang sekiranya membahayakan, segera laporkan agar tim kami bisa segera melakukan pengecekan dan tindakan pemotongan jika diperlukan,” tutupnya. (lta/saf/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Posko Motis Kemenhub di Stasiun Depok Baru Mulai Didatangi Warga Pemudik
• 49 menit laluliputan6.com
thumb
Kasus Bupati Pekalongan, KPK Ungkap Perangkat Daerah Harus Menangkan ‘Perusahaan Ibu’
• 4 jam laluokezone.com
thumb
GKSR: Setiap Suara Rakyat Adalah Kedaulatan, Bukan Angka Statistik  
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
10 Jurusan Favorit di UGM untuk Referensi Daftar SNBT 2026, Lulusannya Banyak Diincar!
• 22 jam laludisway.id
thumb
Preview Lazio vs Atalanta: Duel Panas Semifinal Coppa Italia 2026 di Olimpico
• 7 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.