Iran Ancam Serang Setiap Kapal yang Lintasi Selat Hormuz

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Penasihat Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Ibrahim Jabari mengatakan bahwa Iran akan menyerang setiap kapal yang nekat melewati Selat Hormuz.

Pernyataan ini dilontarkan pada Selasa (3/3), setelah selat Hormuz ditutup imbas keputusan politik pascapenyerangan AS-Israel pada beberapa waktu lalu.

"Amerika Serikat serakah akan minyak. Biarkan mereka tahu bahwa kami kini telah menutup Selat Hormuz dan tidak akan mengizinkan kapal-kapal melintasinya," kata Jabari dikutip oleh Kantor Berita ISNA.

Penutupan Selat Hormuz sebagai jalur pelayaran penting itu disinyalir akan menyebabkan lonjakan harga minyak menjadi hingga 200 dolar AS (sekitar Rp3,3 juta) per barel.

Kenaikan harga ini pun berpotensi menimbulkan masalah bagi AS.

Selat Hormuz menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab. Pantai utara milik Iran, sedangkan pantai selatan milik Uni Emirat Arab (UAE) dan Oman. Selat tersebut merupakan jalur penting untuk pasokan minyak dan gas alam cair (LNG).

Al Jazeera, yang berbasis di Qatar dan mengutip sumber pelabuhan Irak, melaporkan bahwa biaya pengiriman maritim ke Irak naik 60 persen akibat tarif asuransi yang lebih tinggi.

Tujuh kapal tanker minyak dilaporkan tertahan di perairan Irak dan menunggu dibukanya kembali Selat Hormuz. Sementara itu untuk saat ini tidak ada kapal yang berada di pelabuhan terbesar Irak, Um Qasr.

Sebelumnya pada Minggu (1/3), IRGC menyatakan telah meluncurkan serangan rudal terhadap tiga kapal tanker milik AS dan Inggris di Teluk Persia dan Selat Hormuz. Keesokan harinya, mereka juga menyatakan satu kapal tanker AS di Selat Hormuz dihantam dua drone Iran.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, dengan laporan terdapat kerusakan dan korban sipil. Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei gugur dalam serangan itu.

Iran kemudian meluncurkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengintip Unit Pikap Mahindra yang Bikin Heboh
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Yusril Ihza Mahendra Menilai Ambang Batas Parlemen Perlu Dikaji Rasional di Tengah Perdebatan Revisi UU Pemilu
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Jadwal Buka Puasa Ternate dan Sekitarnya Hari Ini 4 Maret 2026
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Setelah Lionel Messi, Berikut Lima Superstar Lainnya yang akan Mengguncang MLS, Amerika Serikat
• 6 jam lalubola.com
thumb
Uji BPOM Negatif, BGN Pastikan Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tak Terkait MBG
• 6 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.