Dinkes: Kasus Kematian Akibat Campak di Sumenep karena Tak Vaksin

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Kasus kematian anak akibat campak di Kabupaten Sumenep, Madura, kebanyakan terjadi karena warga tidak melakukan vaksinasi.

Hal ini diungkapkan oleh Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep, Achmad Syamsuri.

"Memang rata-rata kematian akibat campak kemarin ini sudah banyak. Jadi lebih banyak kasus kematian ini karena memang mereka tidak divaksin," kata Syamsuri kepada kumparan, Rabu (4/3).

Syamsuri menyampaikan, pada tahun 2025 Kabupaten Sumenep sempat ditetapkan status kejadian luar biasa (KLB) akibat angka campak melonjak. Bahkan, terdapat kematian anak akibat campak ini.

"Untuk saat ini tidak ada kasusnya. Tahun 2025 memang Sumenep KLB campak ada kasus kematian," ucapnya.

Ia mengatakan, pada tahun 2025 terjadi peningkatan kasus campak dibandingkan tahun sebelumnya.

"Kalau dari tahun kemarin ya kalau dari 2024 itu memang ke 2025 ada kenaikan," kata dia.

Akhirnya, pemerintah menggencarkan dan menggenjot vaksinasi di Kabupaten Sumenep. Akhirnya, angka kasus campak mulai menurun.

"Kalau yang kemarin kita itu memang melaksanakan istilahnya imunisasi khusus untuk campak kemarin di Kabupaten Sumenep. Dilanjutkan dengan program selanjutnya setelah kita dinyatakan selesai KLB, kita lanjutkan dengan program mungkin yaitu kejar imunisasi," ujarnya.

Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 20 anak meninggal dunia di Sumenep akibat campak. Data ini merupakan angka kumulatif kematian sejak Februari hingga Agustus 2025.

Data ini menjadi alarm serius bagi pemerintah untuk segera mengambil tindakan, khususnya dengan menggalakkan imunisasi massal.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Resmob Polres Toraja Utara Lakukan Tes Urine, Kapan Giliran Polres Tana Toraja?
• 53 menit laluharianfajar
thumb
Uji BPOM Negatif, BGN Pastikan Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tak Terkait MBG
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Skenario Optimistis Purbaya Jika Harga Minyak Tembus US$92: Defisit Aman
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Resmi, Honda City Hatchback Stop Produksi
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Konflik AS-Israel vs Iran Memanas, DPR Peringatkan Ancaman Krisis Energi dan Beban Fiskal Nasional
• 1 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.