DPD RI Cek Gudang Bulog di Sleman, Stok Beras DIY 48.115 Ton Jelang Lebaran 2026

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Empat anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia daerah pemilihan DIY melakukan kunjungan kerja ke Gudang BULOG Purwomartani, Kalasan, Sleman, pada Selasa (3/3), untuk memastikan kesiapan cadangan pangan menjelang Ramadan 1447 H dan Idul Fitri 2026.

Kunjungan ini difokuskan pada ketersediaan stok serta stabilitas harga bahan pokok di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Wakil Ketua DPD RI, GKR Hemas, mengatakan kenaikan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan merupakan pola yang terjadi setiap tahun dan perlu diantisipasi.

”Kapasitas DPD RI disini bukan mengawasi tetapi membantu untuk dapat menstabilkan harga. Jogja jangan lebih bergejolak ketimbang provinsi lain. Tentunya, kita akan memastikan harga bahan kebutuhan pokok terjangkau oleh masyarakat,” tuturnya.

Anggota Komite II DPD RI, Hilmy Muhammad, menyampaikan kunjungan dilakukan untuk mengetahui kesiapan distribusi dan kecukupan stok pangan di DIY.

“Kita ingin tahu tentunya terkait dengan konsumsi untuk warga kita di DIY, sebanyak apa stok yang dimiliki, apakah sudah siap ketercukupannya. Tentunya, kita perlu mengetahui dan memastikan supaya proses distribusi ini berjalan dengan semestinya,” ujarnya.

Dari Komite III, Ahmad Syauqi, menegaskan perhatian terhadap keterjangkauan harga, terutama bagi kelompok rentan.

“Pastinya kita akan menjamin keterjangkauan harga bahan pokok, apalagi pada kelompok masyarakat rentan tentu saja akan menjadi perhatian tersendiri. Mungkin bahasa lugasnya adalah mengendalikan harga-harga agar ditingkat masyarakat terutama kelompok rentan tidak menimbulkan gejolak,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Komite IV DPD RI, R.A. Yashinta, menyebut terdapat kenaikan harga pada komoditas cabai dan daging ayam menjelang Lebaran. Namun, hasil pemantauan di Pasar Sleman dan Kulonprogo bersama TPID DIY menunjukkan kondisi umum masih terkendali.

“Berdasar hasil pemantauan lapangan yang kami lakukan di Pasar Sleman dan Kulonprogo bersama TPID DIY, secara umum kami melihat bahwa ketersediaan harga pokok di DIY ini masih dalam kategori terkendali. Jika, harga bahan pangan naik, mari kita cegah perilaku panic buying supaya ketersediaan bahan pokok di pasar bisa merata ke semua warga,” katanya.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Yogyakarta, Dedi Aprilyadi, memastikan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang BULOG DIY per 1 Maret 2026 mencapai 48.115 ton dan dinyatakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 2026.

“Untuk kegiatan operasi pasar murah demi stabilisasi pasokan dan harga pangan ini bekerjasama dengan Dinas Perdagangan DIY. Hampir tiap minggu kebutuhan stok dan harga tetap stabil, tidak ada indikasi penimbunan. Kami selalu memonitor harga bersama tim TPID, untuk menjaga indikasi spekulasi harga menjelang hari besar keagamaan,” ungkap Dedi.

Dalam kunjungan tersebut turut hadir perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, BIN Daerah DIY, Bank Indonesia DIY, Biro Perekonomian DIY, serta jajaran Polda DIY.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan stok dan distribusi pangan guna menjaga stabilitas harga menjelang Lebaran 2026 di Yogyakarta.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bedah Editorial MI: Menyiasati Krisis Energi
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Lo Kheng Hong Koleksi 13 Saham di Atas 1 Persen, ADMG hingga SRIL
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Pertamina Cek Kesiapan BBM di FT Tanjung Gerem
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Workshop Bolu Batik di Jakarta Selatan, Belajar Membuat Roll Cake Motif Batik
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Tidak Ada Anggaran yang Terambil untuk MBG, Dikdasmen Justru Ajukan ABT Rp181 T
• 14 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.