IHSG Ambruk di Sesi I, Asing Serok 10 Saham Ini

cnbcindonesia.com
12 jam lalu
Cover Berita
Foto: Suasana layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (28/1/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)turun 4,32% ke level 7.596,57 pada penutupan perdagangan sesi I siang ini, Rabu (4/3/2026). Pelemahan ini melajutkan tren koreksi sejak awal pekan.

Seiring dengan koreksi tersebut, investor asing tercatat melakukan aksi penjualansebesar Rp5,0 triliun di pasar reguler sepanjang sesi I. Di samping itu, aksi pembelian asing tembus Rp5,1 triliun.


Baca: Breaking News! IHSG Turun 5%

Dengan demikian, nilai pembelian bersih asing mencapai Rp100 miliar. Dari sisi pembelian, saham Bumi Resources (BUMI) menjadi yang paling banyak dikoleksi asing dengan nilai Rp81,5 miliar, disusul Darma Henwa (DEWA) sebesar Rp61,3 miliar dan Petrosea (PTRO) senilai Rp55,9 miliar.

Asing juga memborong saham-saham sektor energi dan komoditas lainnya, seperti Bukit Asam (PTBA) senilai Rp50,7 miliar, Merdeka Copper Gold (MDKA) sebesar Rp47,6 miliar, serta Medco Energi (MEDC) dengan nilai Rp47,4 miliar.

Sementara itu, dari sisi penjualan, investor asing tercatat paling banyak melepas saham perbankan besar. Bank Central Asia (BBCA) menjadi saham dengan nilai jual asing terbesar, mencapai Rp122,2 miliar. Selanjutnya Bank Negara Indonesia (BBNI) sebesar Rp101,6 miliar dan Bank Mandiri (BMRI) senilai Rp68,2 miliar.

Selain sektor perbankan, asing juga mencatatkan aksi jual pada sejumlah saham lain seperti Amman Mineral Internasional (AMMN), Indofood Sukses Makmur (INDF), hingga GoTo Gojek Tokopedia (GOTO).

Lantas, apa saja saham-saham yang paling banyak masuk keranjang beli asing kala IHSG ambruk? Berikut daftar 10 saham terbanyak dalam antrean beli asing selama perdagangan sesi I.

  1. PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) - Rp81,5 miliar
  2. PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) - Rp61,3 miliar
  3. PT Petrosea Tbk. (PTRO) - Rp55,9 miliar
  4. PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) - Rp50,7 miliar
  5. PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) - Rp47,6 miliar
  6. PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) - Rp47,4 miliar
  7. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) - Rp28,7 miliar
  8. PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) - Rp26,3 miliar
  9. PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) - Rp22,6 miliar
  10. PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) - Rp21,4 miliar

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: OJK: Masalah Pasar Modal RI Kemarin Tidak Terjadi Tiba-Tiba

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Berita Terpopuler: THR ASN, TNI, Polri & Pensiunan Mulai Dibayarkan, tetapi Gaji PPPK Tak Bisa BOSP, Nakes Bagaimana? 
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Iran: Fragilitas Global dan Resonansi Ekonomi di Tanah Air
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Yang Sejauh Ini Diketahui soal OTT KPK di Pekalongan
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
RI Tak Kecam Serangan AS-Israel ke Iran dan Tak Sampaikan Duka Kematian Khamenei
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Tim Patroli Koops TNI Papua Amankan Senjata Api dan 7 Orang OPM
• 17 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.