Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menjelaskan alasan cadangan BBM hanya bisa bertahan maksimal 25 hari karena kurangnya kapasitas penyimpanan (storage).
Bahlil menyebutkan, selama ini kemampuan penyimpanan nasional tidak pernah lebih dari 21-25 hari. Terakhir, berdasarkan hasil rapat Dewan Energi Nasional (DEN) dan PT Pertamina (Persero), cadangan BBM di Indonesia berada di kisaran 22-23 hari.
"Kenapa kita tidak melakukan persediaan lebih dari 25 hari, kalau diadakan mau disimpan di mana? Storage-nya enggak cukup. Jadi mohon diluruskan beritanya bukan kita enggak bisa menyiapkan lebih dari 25 hari, karena memang daya tampungnya enggak ada," ungkapnya saat ditemui di Istana Kepresidenan, Rabu (4/3).
Dalam rapat terbatas (ratas) hari ini, Bahlil menyebutkan Presiden Prabowo Subianto sudah mengarahkan pembangunan storage bisa segera dilakukan agar cadangan energi nasional bisa mencapai 90 hari alias 3 bulan sesuai standar internasional.
"Presiden Prabowo perintahkan ke kami bangun storage, supaya ketahanan energi kita ada. Insyaallah storage-nya sampai 3 bulan ini lah standar minimum konsensus global," kata Bahlil.
Sebelumnya, Bahlil berencana untuk memperpanjang masa ketahanan cadangan BBM Indonesia. Nantinya, cadangan BBM ditarget bisa kuat untuk bertahan selama 3 bulan dalam kondisi darurat.
“Terkait dengan persoalan minyak kita yang 20 hari, sekarang 23 hari, memang standar nasional kita, storage kita, kita harus bangun storage dulu. Kalau bikin 240 hari makanya kita sekarang mau bangun storage untuk minimal 3 bulan,” kata Bahlil dalam Konferensi Pers dampak situasi Timur Tengah di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta pada Selasa (3/3).
Bahlil mengungkapkan uji kelayakan (feasibility study/FS) penyimpanan cadangan energi tersebut sedang berlangsung, dan ditargetkan pembangunan bisa dimulai pada tahun ini.
"Kami akan targetkan, FS lagi berjalan, dan ditargetkan di tahun ini pembangunannya sudah mulai dilakukan. Jangan tanya saya bulan apa ya, lokasinya di daerah Sumatera. Sumateranya pun jangan tanya saya di kabupaten apa," jelasnya.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492838/original/053841400_1770187334-mauro.jpeg)



