jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman tidak menampik bahwa anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) masuk dalam postur dana pendidikan di Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Menurut legislator fraksi Gerindra itu, MBG masuk dalam dana pendidikan karena para penerima manfaat berstatus siswa.
BACA JUGA: Kantongi Data BPOM, BGN Pastikan Penyebab Siswa MIN di Bengkulu Meninggal Bukan MBG
"Masuknya MBG di anggaran pendidikan memang memiliki alasan yang kuat, yakni karena penerima MBG itu siswa yang menjadi bagian terpenting dari sistem pendidikan," ujar Habiburokhman melalui layanan pesan, Rabu (4/3).
Dia mengatakan tidak ada alokasi penting di dana pendidikan yang dihapus negara ketika membuat anggaran MBG.
BACA JUGA: Permintaan Mendikdasmen kepada Guru PAUD dan TK, Sentil soal Program MBG
"Tidak ada alokasi lebih penting yang dihapus untuk penganggaran MBG, yang ada itu menghapus kegiatan-kegiatan tidak efisien dan rawan korupsi di sektor tersebut," kata Habiburokhman.
Dia meminta semua pihak bisa mendukung dan mengawal pelaksanaan program MBG, karena berguna bagi generasi penerus di Indonesia
BACA JUGA: Seskab Teddy Bicara soal MBG dan Gaji Guru Honorer, Ditambah
"MBG itu program terbaik dan sangat berguna untuk anak-anak kita. Hal ihwal persetujuan anggaran sudah berlalu karena sudah kita sepakati, tinggal sekarang kita awasi pelaksanaannya agar tidak terjadi penyimpangan," katanya.
Habiburokhman dalam keterangan persnya juga turut menyinggung pernyataan politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu yang menantang debat Seskab Teddy Indra Wijaya terkait MBG.
Dia mengatakan Adian sebaiknya bisa berdebat dengan Ketua Banggar DPR RI dari fraksi PDIP Said Abdullah terkait MBG.
Adapun, kata Habiburokhman, seluruh fraksi di DPR RI sebenarnya menyetujui penggunaan dana pendidikan bagi MBG.
"Nilai politisi ada pada keberpihakan kepada rakyat kecil serta konsistensi sikap dan ucapan, jangan karena nafsu cari panggung membuat kita membabi buta," kata dia. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Iran Bersumpah Bertempur dengan Seluruh Kekuatan Melawan AS-Israel
Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Aristo Setiawan




