Gibran Minta Guru Kuasai AI: Jangan Malu untuk Upgrade Diri

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Bandung, VIVA – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo terus mendorong penguatan penguasaan sains dan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI), sebagai fondasi kemajuan bangsa.

Sejalan dengan visi tersebut, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya kesiapan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi transformasi digital, tidak terkecuali para guru dan orang tua.

Baca Juga :
Indonesia Dihujani Hampir 15 Juta Serangan
Kepercayaan Dinilai Jadi Fondasi dari Ekonomi Digital, AI Bisa Tingkatkan Deteksi Fraud hingga 95 Persen

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka
Photo :
  • Biro Setwapres RI

Hal itu disampaikan Gibran saat meninjau pelaksanaan Workshop AI Ready ASEAN bertajuk “Empowering Students for the Future: AI Literacy for a Digital ASEAN” di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu, 4 Maret 2026.

Pada kesempatan tersebut, Gibran mengingatkan bahwa adaptasi terhadap perkembangan teknologi bukan semata tanggung jawab generasi muda. Tenaga pendidik dan orang tua juga dituntut untuk senantiasa meningkatkan kapasitas diri agar mampu membimbing anak-anak secara optimal di tengah akselerasi era digital.

“Orang tua murid, guru-guru juga jangan sampai ketinggalan. Jangan malu untuk meng-upgrade (meningkatkan kapasitas) diri,” kata Gibran.

Menurutnya, penguasaan AI akan membuka akses terhadap informasi dan pengetahuan yang lebih luas. Namun, kemudahan tersebut harus diimbangi dengan penguatan kemampuan berpikir kritis agar setiap informasi yang diperoleh dapat disaring, dianalisis, dan dimanfaatkan secara tepat.

“Critical thinking (berpikir kritis) tetap harus dinomersatukan, berpikir komputasional juga harus dinomersatukan,” katanya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kemajuan teknologi termasuk AI, merupakan keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Kehadirannya perlu dipandang sebagai instrumen strategis yang mendukung aktivitas manusia di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga pelayanan publik.

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka
Photo :
  • Biro Setwapres RI

Oleh karena itu, pemanfaatan AI harus dilakukan secara bijak, beretika, dan sesuai fungsinya. Gibran mengatakan adaptasi yang tepat dari guru dan orang tua diharapkan mampu memastikan generasi muda tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, tanggung jawab, serta kedewasaan dalam memanfaatkan teknologi.

Ia kembali menegaskan urgensi peningkatan kapasitas diri bagi para pendidik.

“Sekali lagi ya saya titip, ibu guru, bapak guru ini tidak boleh ketinggalan. Dan jangan malu untuk me-upgrade diri,” pungkasnya. 

Baca Juga :
Viral Detik-Detik Gibran Kaget Dengar Tembakan Salvo di Pemakaman Try Sutrisno
Orang Tua Siswa Bakal Dipidanakan jika Unggah Menu MBG di Medsos? Bos BGN Beri Klarifikasi
eBay PHK Massal 800 Karyawan, Fokus Perkuat AI dan Efisiensi di Tengah Ketatnya Persaingan Global

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perang AS-Iran, Imam Mahdi Muncul Setelah Ramadhan Gerhana, dan Runtuhnya Khalifah Ottoman 102 Tahun
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Resep Kue Lidah Kucing untuk Sajian Lebaran 2026, Dijamin Renyah dan Tidak Mudah Hancur
• 4 jam lalugrid.id
thumb
29 Remaja Hendak Tawuran Diamankan di Kudus, Dibina Salat Taubat
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Boom! Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer Terbesar AS Al-Udeid
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Truk Tabrak 9 Kendaraan di Exit Tol Bawen, 8 Orang Jadi Korban
• 17 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.