KPK soal Aliran Uang Bupati Pekalongan: Istri Rp 5 M, Suami Rp 1 M, Anak Rp 7 M

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

KPK mengungkap adanya aliran dana sebesar Rp 19 miliar ke keluarga Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. Uang tersebut diduga bersumber dari berbagai proyek yang dimenangkan perusahaan keluarga Fadia, PT Raja Nusantara Berjaya (RNB) di Pemkab Pekalongan.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan PT RNB total mengantongi Rp 46 miliar dari berbagai kontrak proyek pengadaan jasa outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan sepanjang 2023-2026.

"Dari uang tersebut, yang digunakan untuk pembayaran gaji pegawai outsourcing hanya sebesar Rp 22 miliar. Sisa di antaranya, dinikmati dan dibagikan kepada keluarga Bupati dengan total mencapai Rp 19 miliar (sekitar 40%) dari total transaksi," kata Asep dalam jumpa pers, Rabu (4/3).

Berikut rinciannya:

"Di mana pengelolaan dan distribusi uang tersebut diatur oleh FAR. Pengaturan dilakukan melalui komunikasi WA Grup bernama 'Belanja RSUD' bersama para stafnya," beber Asep.

Menurut Asep, setiap penarikan uang untuk Fadia, selalu didokumentasikan dan dikirimkan melalui grup WhatsApp tersebut.

"Penyidik juga masih akan terus menelusuri apakah perusahaan ini juga digunakan untuk melakukan modus dalam penerimaan lainnya," tuturnya.

Belum ada keterangan dari pihak keluarga Fadia mengenai sangkaan KPK itu.

Kasus Bupati Pekalongan

Kasus ini terungkap melalui operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar KPK pada 2-3 Maret 2026. Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, menjadi pihak yang dijerat sebagai tersangka.

Perkara bermula ketika Fadia mendirikan perusahaan bernama PT Raja Nusantara Berjaya (RNB). Perusahaan itu didirikannya bersama dengan:

Perusahaan tersebut bergerak di bidang penyediaan jasa yang aktif dalam berbagai kegiatan pengadaan barang dan jasa (PBJ) di lingkungan Pemkab Pekalongan.

Dalam perusahaan itu, Ashraff merupakan komisaris, Sabiq sebagai direktur, sementara Fadia menjadi beneficial owner. Namun, Fadia mengganti posisi Sabiq dengan orang kepercayaannya, Rul Bayatun.

Pegawai PT RNB juga diisi oleh tim sukses bupati yang ditugaskan untuk bekerja di sejumlah perangkat daerah pada Pemkab Pekalongan.

Setelah setahun beroperasi, PT RNB mendapatkan banyak proyek pekerjaan pengadaan jasa outsourcing di sejumlah perangkat daerah pada Pemkab Pekalongan.

Diduga, berbagai proyek itu bisa dimenangkan PT RNB karena adanya intervensi dari Farida dan Sabiq kepada sejumlah kepada dinas.

"Meskipun ada perusahaan lain yang mengajukan penawaran lebih rendah, namun para perangkat daerah diharuskan untuk memenangkan 'Perusahaan Ibu'," beber Asep.

"Sehingga hal itu juga berpotensi dapat menimbulkan kerugian keuangan negara," samgung dia.

Menurut Asep, setiap perangkat daerah yang melakukan pengadaan diminta untuk menyerahkan harga perkiraan sendiri (HPS) kepada PT RNB. Ini dilakukan agar PT RNB bisa melakukan penawaran mendekati angka HPS.

"Hal itu melanggar prosedur dalam proses pengadaan barang dan jasa," tutur Asep.

Sepanjang 2025, PT RNB mendominasi pengadaan outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan, rinciannya: 17 di Perangkat Daerah, 3 RSUD, dan 1 Kecamatan.

Atas perbuatannya, Fadia dijerat dengan Pasal 12 huruf i dan Pasal 12B UU Tipikor juncto Pasal 127 ayat 1 KUHP.

Usai dijerat tersangka, Fadia juga langsung ditahan di Rutan Gedung Merah Putih KPK untuk 20 hari pertama.

Kata Bupati Pekalongan

Fadia Arafiq, membantah telah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK. Dia mengaku tak ada barang bukti yang disita darinya.

"Saya tidak OTT, saya tidak ada barang apapun yang diambil, dan pada saat penangkapan saya apa mereka menggerebek ke rumah," kata Fadia saat digiring menuju mobil tahanan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (4/3).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Friderica Widyasari Dewi Lantik Enam Pejabat OJK untuk Perkuat Integritas dan Kinerja Organisasi
• 23 jam lalupantau.com
thumb
PKS: Prabowo Bakal Sampaikan Sikap Resmi Indonesia Terkait Iran hingga BOP
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Dinas Pertanahan Makassar Turun Lapangan, Lakukan Pengukuran Lahan Aset di BTP Katimbang
• 8 jam laluterkini.id
thumb
Hari Nyepi Berbarengan Malam Takbiran, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipatif
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Daniel Radcliffe Ungkap Alasan Larang Anak Ikuti Jejaknya di Dunia Hiburan
• 7 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.