Rekayasa Lalu Lintas Lebaran 2026: Jadwal One Way, Contra Flow, Ganjil-Genap dan Puncak Arus Mudik

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) telah menetapkan skema rekayasa lalu lintas nasional untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik dan balik lebaran 2026/1447 Hijriah, seiring proyeksi peningkatan mobilitas masyarakat pada periode angkutan hari raya.

Kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) yang diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kakorlantas Polri) mengenai Pengaturan Lalu Lintas Jalan dan Penyeberangan selama masa arus mudik dan arus balik Angkutan Lebaran 2026/1447 Hijriah.

Dalam SKB tersebut ditegaskan bahwa rekayasa lalu lintas nasional diterapkan sebagai instrumen pengendalian arus kendaraan untuk menjaga kelancaran perjalanan, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta memastikan keterpaduan sistem transportasi darat dan penyeberangan pada periode dengan tingkat pergerakan kendaraan tertinggi secara nasional.

Kebijakan ini disusun berdasarkan proyeksi kepadatan kendaraan serta evaluasi pelaksanaan arus mudik tahun-tahun sebelumnya, terutama pada ruas strategis Tol Trans Jawa dan akses menuju pelabuhan penyeberangan.

Rekayasa Lalu Lintas Nasional

Pemerintah menetapkan rekayasa lalu lintas nasional Lebaran 2026 melalui penerapan sistem one way, contra flow, ganjil-genap, serta pembatasan operasional angkutan barang. Skema ini berlaku di ruas tol dan non-tol strategis yang diproyeksikan mengalami lonjakan volume kendaraan selama arus mudik 2026 dan arus balik Lebaran 2026.

1. Sistem Satu Arah (One Way)

Arus Mudik

Baca Juga

  • Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Catat Tanggalnya!
  • Periode Mudik Lebaran 2026 Didominasi Hujan, Cek Detailnya
  • Jelang Mudik Lebaran 2026, Pertamina Jamin Stok BBM-LPG Aman

Sistem satu arah berlaku pada ruas jalan tol Jakarta–Cikampek KM 70 sampai dengan Semarang–Solo KM 421, mulai:

Arus Balik

Sistem satu arah arah Jakarta diberlakukan pada ruas Semarang–Solo KM 421 sampai dengan Jakarta–Cikampek KM 70, mulai:

Skema ini difokuskan untuk meningkatkan kapasitas jalur utama Trans Jawa pada periode prediksi puncak arus mudik dan jadwal arus balik Lebaran.

2. Sistem Contra Flow

Penerapan jalur pasang surut (tidal flow/contra flow) dilakukan di ruas tol Jakarta–Cikampek dan Jalan Tol Jakarta–Bogor–Ciawi dengan rincian sebagai berikut:

Arus Mudik

Tol Jakarta–Cikampek KM 47 (Karawang Barat) sampai KM 70 (Cikampek)

Arus Balik

Contra flow diberlakukan secara situasional berdasarkan pantauan lalu lintas mudik di lapangan.

3. Sistem Ganjil-Genap

Arus Mudik

Berlaku pada:

Periode: Selasa, 17 Maret 2026 pukul 14.00 WIB – Jumat, 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB

Arus Balik

Berlaku pada:

Periode: Senin, 23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB – Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB

Ketentuan ganjil-genap dikecualikan untuk:

Pembatasan Operasional Angkutan Barang

Selain rekayasa lalu lintas pada kendaraan pribadi, pemerintah juga menetapkan pembatasan operasional angkutan barang selama periode 13–29 Maret 2026.

Pembatasan berlaku untuk:

Kebijakan ini diterapkan di ruas tol dan non-tol di Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan guna mengurangi potensi hambatan selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Prediksi Puncak Arus Mudik 2026

Kapolri Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus mudik 2026 terjadi dalam dua periode pada Maret.

“Prediksi puncak arus mudik ini kemungkinan terjadi pada tanggal 14 sampai dengan 15 Maret. Sementara prediksi puncak arus mudik kedua ada pada tanggal 18 hingga 19 Maret,” kata Sigit di PTIK, Jakarta, Senin (3/2/2026).

Lonjakan kendaraan umumnya terjadi pada siang hingga malam hari setelah jam kerja berakhir, dengan dominasi kendaraan pribadi menuju Tol Trans Jawa serta akses pelabuhan penyeberangan seperti Merak dan Bakauheni.

Secara keseluruhan, rekayasa lalu lintas nasional Lebaran 2026 dirancang sebagai sistem pengendalian terpadu untuk mengurai kepadatan arus mudik 2026 dan arus balik Lebaran 2026 di titik-titik krusial. Penerapan sistem one way, contra flow, ganjil-genap, serta pembatasan angkutan barang menjadi instrumen utama dalam menjaga kelancaran distribusi kendaraan secara nasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Serang Iran, Pasukan AS Habiskan Rp13 Triliun Sehari
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Perubahan Jam Operasional Transjakarta Mulai Jam 9 Saat Hari Raya Idul Fitri
• 7 menit lalunarasi.tv
thumb
Pengungkapan Perburuan Gajah Cerminkan Ketegasan Polda Riau
• 47 menit lalumetrotvnews.com
thumb
6 Drakor Terbaru Maret 2026 dan Paling Dinanti, Ada yang Bisa Nonton di Netflix
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
Polisi Selidiki Laporan KPK Soal Dugaan Pemalsuan Dokumen Saksi Kasus Eks Sekretaris MA
• 13 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.