Biar Nggak Tekor, Ini Kisaran Uang Amplop THR yang Pas untuk Lebaran

medcom.id
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Tradisi membagikan amplop THR atau salam tempel saat Lebaran sudah menjadi kebiasaan turun-temurun di Indonesia. Momen silaturahmi terasa lebih hangat ketika disertai berbagi rezeki kepada orang tua, anak-anak, hingga sanak saudara.
 
Apalagi setelah mobilitas masyarakat kembali normal, tradisi ini makin terasa semarak karena banyak keluarga bisa kembali berkumpul di kampung halaman.
 
Namun, perlu dipahami bahwa isi amplop salam tempel berbeda dengan besaran THR yang diterima dari kantor atau instansi. Amplop Lebaran lebih dimaknai sebagai simbol berbagi, bukan kewajiban dengan nominal besar. Salam tempel bukan kewajiban, tapi tradisi berbagi Biasanya, salam tempel diberikan oleh orang dewasa yang sudah memiliki kondisi finansial lebih stabil. Pemberian ini ditujukan kepada orang tua, anak-anak, hingga keponakan sebagai bentuk perhatian dan berbagi kebahagiaan.

Meski bukan kewajiban, tetap diperlukan perhitungan matang. Jangan sampai niat berbagi justru membuat kondisi keuangan terganggu atau menguras tabungan setelah Lebaran.
  Baca juga: Paket Penukaran Uang Lebaran 2026, Ini Rinciannya! Kisaran nominal salam tempel Lebaran Agar lebih terencana, berikut gambaran kisaran nominal amplop THR Lebaran yang umum diberikan:
 
1. Anak SD (bukan keluarga dekat)
Sekitar Rp5.000 hingga Rp20.000.
 
2. Bayi hingga Anak SD (keluarga dekat)
Sekitar Rp10.000 hingga Rp50.000.
 
3. Anak SMP–SMA (keluarga)
Berkisar Rp50.000 hingga Rp100.000.
 
4. Mahasiswa atau Anak Kuliah
Umumnya Rp150.000 hingga Rp200.000.
 
5. Orang Tua
Untuk orang tua, nominal biasanya lebih besar, yakni sekitar Rp500.000 hingga Rp1 juta. Jika memiliki rezeki lebih, jumlahnya tentu bisa disesuaikan kembali.
 
Nominal di atas bukan patokan mutlak. Setiap orang memiliki kemampuan finansial yang berbeda. Yang terpenting adalah niat berbagi dan menjaga silaturahmi.
 
Sebelum membagikan amplop, sebaiknya buat anggaran khusus dari dana THR yang diterima. Pisahkan pos untuk kebutuhan pribadi, tabungan, dan salam tempel agar pengeluaran tetap terkontrol. Dengan perencanaan sederhana, tradisi berbagi tetap berjalan tanpa membuat dompet ‘menjerit’ setelah Lebaran.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tok! Advokat Marcella Santoso Divonis 14 Tahun Penjara Kasus Suap CPO
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Iran Bantah Serang Kilang Minyak Saudi Aramco
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Hasil Copa del Rey: Kalah Agregat 3-4, Barcelona Gagal Melaju ke Final
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Terungkap di Kick Andy: AAJI Salurkan Rp734 Juta, Bangun Sekolah Darurat untuk Korban Bencana Sumatra
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gugat Cerai Insanul Fahmi, Wardatina Mawa Tuntut Hak Asuh Anak dan Harta Gono-Gini ke Suami Siri Inara Rusli?
• 10 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.