Tiga Orang Tewas Akibat Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi, BPPTKG Larang Aktivitas Penambangan di Aliran Sungai

tvonenews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Sleman, tvOnenews.com - Banjir lahar dingin di lereng Gunung Merapi menelan korban jiwa.

Tiga orang dilaporkan meninggal dunia setelah terseret material vulkanik yang mengalir deras melalui sungai-sungai yang berhulu di kawasan puncak Merapi.

Peristiwa terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur puncak Gunung Merapi pada Selasa (3/3/2026) mulai pukul 15.00 WIB dengan durasi sekitar 4 jam. 

Total curah hujan tercatat mencapai kurang lebih 144 mm, melampaui ambang batas aman potensi lahar.

Mulai pukul 15.15 WIB, sistem pemantauan curah hujan Gunung Merapi secara otomatis mengirimkan informasi kejadian hujan serta peringatan dini bahaya lahar dan awan panas kepada masyarakat dan para penambang.

Pasalnya, hujan dengan intensitas tinggi tersebut memicu banjir lahar pada pukul 16.30 WIB di sejumlah aliran sungai berhulu di Gunung Merapi yaitu Sungai Gendol, Sungai Apu, Sungai Trising, Sungai Senowo, Sungai Pabelan.

"Dari kejadian ini, ada tiga orang dilaporkan meninggal dunia. Itu berdasarkan informasi yang diperoleh dari BPBD Kabupaten Magelang per hari ini," kata Agus Budi Santoso, Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Rabu (4/3/2026).

Atas kejadian tersebut, Tim Badan Geologi-BPPTKG melakukan pendampingan teknis serta koordinasi dengan stakeholder terkait dalam rangka percepatan pencarian dan penanganan dampak.

Selanjutnya dilakukan operasi SAR oleh tim gabungan dan ditemukan korban 1 orang dalam kondisi meninggal. Pada hari ini sekitar pukul 08.00 WIB, dilanjutkan pencarian korban banjir lahar hujan di bantaran Sungai Senowo dan Sungai Apu ditemukan 2 orang dalam kondisi meninggal.

"Ketiga korban meninggal dunia atas nama Imam Setiawan (21) warga Semarang serta Fuad Hasan (25) dan Heru (24) yang merupakan warga Magelang," ucap Budi.

Selain korban tewas, juga terdapat dua korban hilang yang kini masih dalam proses pencarian. Serta, enam orang luka-luka. Pun, terdapat 15 unit truk yang hanyut.

Akibat insiden ini, BPPTKG mengimbau kepada masyarakat dan para penambang di sepanjang alur sungai berhulu di Gunung Merapi agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir lahar, terutama saat terjadi hujan berintensitas sedang hingga tinggi di kawasan puncak.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Petakan Puluhan Titik Rawan di Jalur Mudik Jateng 
• 15 jam lalutvrinews.com
thumb
KPK Sita 5 Mobil dalam OTT Bupati Pekalongan
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Cara Baru Registrasi Kartu SIM di XLSmart bikin Kaget, Begini Tahapannya
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Pramono Anung Ingin Kawasan Glodok Jadi Magnet Wisata Baru
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
Rodrygo Absen Piala Dunia Akibat Cedera ACL
• 21 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.