Jangan Tertinggal Zaman, Wapres Dorong Guru dan Orang Tua Upgrade Diri Kuasai AI

disway.id
1 jam lalu
Cover Berita

BANDUNG, DISWAY.ID-- Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo terus mendorong penguatan penguasaan sains dan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI), sebagai fondasi kemajuan bangsa. 

Sejalan dengan visi tersebut, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menekankan pentingnya kesiapan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi transformasi digital, tidak terkecuali para guru dan orang tua.

BACA JUGA:Bertepatan Nyepi, Takbiran di Bali Disepakati Tanpa Sound System

BACA JUGA:Archipelago Hadirkan 'Blessings of Ramadan', Diskon 30 Persen Kamar di 124 Hotel

Penegasan ini disampaikan Wapres saat meninjau pelaksanaan Workshop AI Ready ASEAN bertajuk “Empowering Students for the Future: AI Literacy for a Digital ASEAN” di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/H3/2026).

Pada kesempatan tersebut, Wapres mengingatkan bahwa adaptasi terhadap perkembangan teknologi bukan semata tanggung jawab generasi muda. 

Tenaga pendidik dan orang tua juga dituntut untuk senantiasa meningkatkan kapasitas diri agar mampu membimbing anak-anak secara optimal di tengah akselerasi era digital.

“Orang tua murid, guru-guru juga jangan sampai ketinggalan. Jangan malu untuk meng-upgrade (meningkatkan kapasitas) diri,” tegasnya.

BACA JUGA:KSP Ungkap Program MBG Dongkrak Ekonomi Desa, 70 Persen Bahan Pangan dari Produk Lokal

BACA JUGA:Waspada! Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

Menurut Wapres, penguasaan AI akan membuka akses terhadap informasi dan pengetahuan yang lebih luas. 

Namun, kemudahan tersebut harus diimbangi dengan penguatan kemampuan berpikir kritis agar setiap informasi yang diperoleh dapat disaring, dianalisis, dan dimanfaatkan secara tepat.

“Critical thinking (berpikir kritis) tetap harus dinomersatukan, berpikir komputasional juga harus dinomersatukan,” imbaunya.

Lebih jauh, Wapres menegaskan bahwa kemajuan teknologi, termasuk AI, merupakan keniscayaan yang tidak dapat dihindari. 

Kehadirannya perlu dipandang sebagai instrumen strategis yang mendukung aktivitas manusia di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga pelayanan publik.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ribuan Warga Meriahkan Perayaan Cap Go Meh di Gorontalo
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ramadan Baik Bersama Katadata digelar di Taman Literasi Blok M (26/2)
• 10 jam lalukatadata.co.id
thumb
Bahlil Sebut Pertemuan Prabowo dengan Sejumlah Tokoh Bahas Kesiapan Indonesia Hadapi Dinamika Global
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Sebegini Jumlah PNS & PPPK, TNI/Polri, dan Pensiunan Penerima THR 2026
• 16 jam lalujpnn.com
thumb
Masa Tahanan P Diddy Dipangkas, Diprediksi Bebas April 2028
• 16 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.