Boyolali: Jalur pendakian Gunung Merbabu akan dibuka kembali setelah ditutup sementara dua bulan terakhir. Sebelumnya, jalur pendakian Merbabu ditutup karena cuaca ekstrem sejak tanggal 1 Januari 2026.
Pembukaan jalur pendakian Gunung Merbabu tersebut berdasarkan pengumuman yang dikeluarkan Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb). Pengumuman Nomor: PG.01/T.35/TU/HMS.01.8/B/02/2026, bahwa jalur pandakian tersebut dibuka kembali pada 9 Maret 2026.
Baca Juga :
Gunung Rinjani Siap Dibuka 28 Maret, Terapkan RFID dan Zero Waste Digital"Iya dibuka, namun nanti akan kembali ditutup sementara tanggal 19-22 Maret 2026. Kebetulan agar para mitra pengelola merayakan hari raya Idulfitri," ujar Kepala Subbagian Tata Usaha BTNGMb, Nurpana Sulaksono, di Boyolali, Rabu, 4 Maret 2026.
Ia menegaskan, pembukaan kembali jalur pendakian tersebut telah melalui pertimbangan. Termasuk aspek keselamatan pengunjung dan kelestarian ekosistem serta hasil kesepakatan bersama mitra pengelola jalur pendakian.
"Selain aspek ekologi, kami juga mempertimbangkan aspek sosial dalam melakukan pembukaan jalur pendakian. Setiap calon pendaki wajib melakukan booking online melalui laman www.tngunungmerbabu.org," beber Nurpana.
Jalur pendakian Gunung Merbabu yang tampak curam terbuka hingga berbahaya saat kondisi cuaca buruk.(MI/Akhmad Safuan)
Selain itu, seluruh pengunjung diwajibkan mematuhi protokol wisata pendakian serta menjaga kelestarian kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu.
"Yang paling penting itu kondisi kesehatan. Bagi pendaki yang memang memiliki gejala sakit atau riwayat sakit kami sarankan untuk menunda, tidak melakukan pendakian," ungkap Nurpana.




