FAJAR, BARRU- – Jembatan gantung Dusun Pakka usai dibangun secara swadaya Satbrimob Polda Sulsel berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Mallusetasi dan Pemdes Nepo, akhirnya jembatan gantung Dusun Pakka dapat di fungsikan dan digunakan langsung masyarakat.
Hal itu ditandai dengan hadirnya Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., guna meresmikan Jembatan Gantung Dusun Pakka, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, pada Rabu 4 Maret 2026.
Kegiatan peresmian tersebut merupakan bentuk komitmen Polda Sulsel dalam mendukung peningkatan akses transportasi serta kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.
Sejumlah pejabat Polda Siulsel turut hadir di antaranya Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto, Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Pol. Zulham Effendy, Dansatbrimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Ridwan, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap,serta unsur Forkopimda Kabupaten Barru, Kepala Desa Nepo, serta tokoh agama, tokoh adat dan masyarakat setempat.
Kapolda dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung ini merupakan tindak lanjut atas perhatian Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terhadap kondisi masyarakat yang mengalami keterbatasan akses, khususnya anak-anak yang harus menyeberangi sungai berarus deras untuk menuju sekolah.
“Hal itu kata Kapolda,sesuai arahan Bapak Presiden kepada Bapak Kapolri untuk segera membantu masyarakat menjadi dasar kebijakan Polda Sulsel dalam menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Salah satunya melalui pembangunan jembatan sebagai sarana penghubung yang aman dan layak,”jelasnya.
Ia menambahkan bahwa dalam kurun waktu empat bulan terakhir, Polda Sulsel telah membangun dua jembatan gantung, masing-masing di Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Barru, yang pelaksanaannya dipelopori oleh jajaran Satbrimob Polda Sulsel.
“Meski secara fisik terlihat sederhana, jembatan ini memiliki manfaat besar bagi masyarakat. Fungsinya sangat vital dalam menunjang akses pendidikan, aktivitas perekonomian, serta mobilitas warga,”beber Kapolda.
Kemudian Kapolda berharap jembatan gantung tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat secara bersama-sama oleh masyarakat Desa Nepo, sehingga keberadaannya benar-benar menjadi sarana penghubung yang mendukung pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Melalui pembangunan infrastruktur sederhana namun berdampak luas ini, Polda Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Selatan,” tutup Kapolda.(mrl)





