Grid.ID - Sutradara asal Indonesia Hanung Bramantyo turut menggarap film Children of Heaven. Film ini merupakan remake dari film Iran berjudul sama yang tayang pada 1997 dan disutradarai oleh Majid Majidi.
Keterlibatan Hanung dalam proyek ini menarik perhatian. Ia pun membagikan alasan mengapa akhirnya menerima tawaran menjadi sutradara film tersebut.
Menurut Hanung, ada pesan penting yang harus dijaga dalam proses pembuatan ulang film ini. Pesan tersebut berkaitan dengan cara menyampaikan cerita tanpa mengeksploitasi emosi.
"Film ini sebagaimana yang dimintakan atau diharapkan oleh kreatornya, sutradara Majid Majidi, adalah tidak boleh mengeksploitasi kesedihan. Tidak boleh mengeksploitasi kemiskinan," ujarnya saat berada di Epicentrum, Jakarta Selatan pada Rabu (4/3/2026).
Ia menegaskan bahwa film ini bukan tentang meratapi keadaan. Sebaliknya, cerita harus menampilkan keteguhan dan harga diri manusia di tengah keterbatasan.
"Tapi justru di tengah situasi yang sangat terbatas, di tengah situasi serba kekurangan, kita harus berdaya. Kita harus menunjukkan martabat kita sebagai manusia," katanya
Hanung mengaku sudah lama mengenal karya asli film tersebut. Ia pertama kali menonton versi originalnya sekitar 15 tahun lalu saat masih berstatus mahasiswa.
"Dan itu terlihat sekali di original film Children of Heaven yang saya tonton kira-kira 15 tahun yang lalu pada saat saya masih kuliah di Institut Kesenian Jakarta," ungkapnya
Pengalaman menonton film-film Iran juga memberi kesan mendalam baginya. Ia melihat ada kejujuran yang kuat dalam setiap karya yang dihadirkan.
"Apa yang saya lihat dalam semua film-film Iran itu berbicara tentang diri mereka sendiri, kejujuran mereka sendiri, lokalitas mereka sendiri," jelasnya
Menurut suami Zaskia Adya Mecca ini, keaslian itulah yang membuat film-film Iran diterima luas di kancah internasional. Nilai tersebut pula yang akhirnya menguatkan keputusannya untuk terlibat dalam remake ini.
"Itu kenapa film-film Iran menjadi sebuah film yang diminati oleh seluruh dunia karena mereka menjadi diri mereka sendiri. Dan itu yang membuat saya akhirnya kemudian menerima film ini," pungkasnya. (*)
Artikel Asli




