jpnn.com, JAKARTA - Berkah Ramadan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mendistribusikan 4.000 porsi makanan siap saji bagi warga terdampak konflik di Palestina. Hingga akhir Februari 2026, sebanyak 2.500 porsi telah tersalurkan dari total target yang ditetapkan.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di sejumlah titik di Jalur Gaza, meliputi Kamp Al Sahabini dan kawasan Al Falogah (Al Sultan Camp) di Gaza Utara, serta wilayah Deir El Balah.
BACA JUGA: 1.314 Paket Berbuka Puasa Disalurkan untuk Warga Gaza saat Ramadan
Bantuan menyasar warga yang mengalami keterbatasan akses pangan akibat krisis kemanusiaan yang berkepanjangan.
Program ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan dasar masyarakat, khususnya mereka yang berada di kamp pengungsian.
BACA JUGA: Indonesia Bakal Kirim Pasukan ke Gaza, Yordania Beri Dukungan
Distribusi makanan siap saji diharapkan dapat mendukung ketahanan fisik warga selama menjalankan ibadah Ramadan.
Pimpinan Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menyatakan program tersebut merupakan amanah dari para muzaki dan masyarakat Indonesia.
BACA JUGA: Alhamdulillah, 1.000 Anak Gaza Bakal Dapat Perawatan Kesehatan di Rumania
Distribusi paket makanan siap saji ini merupakan upaya nyata untuk memastikan warga terdampak, terutama mereka yang berada di kamp pengungsian, mendapatkan asupan gizi yang layak.
"Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat memberikan kekuatan bagi mereka dalam menjalani ibadah di bulan Ramadan,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (4/3).
Saidah menegaskan distribusi akan terus dilanjutkan hingga mencapai target 4.000 porsi. Fokus penyaluran berada di wilayah Gaza Utara dan Jalur Gaza yang dinilai memiliki kebutuhan pangan mendesak.
"Kami berkomitmen untuk terus mendampingi mereka melalui berbagai program, mulai dari bantuan pangan, kesehatan, hingga kebutuhan mendesak lainnya. Inilah bentuk solidaritas tak terbatas bangsa Indonesia untuk kemanusiaan,” tambahnya.
Sepanjang aksi distribusi pada 22–23 Februari 2026, sebanyak 2.500 penerima manfaat telah menerima bantuan tersebut. Baznas menyatakan akan terus memantau dan memastikan penyaluran berjalan sesuai rencana hingga seluruh target terpenuhi. (jlo/jpnn)
Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh




