jpnn.com, JAKARTA - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyebut reforestasi kawasan Taman Nasional Tesso Nilo menjadi langkah pemerintah memulihkan ekosistem lokasi itu yang menghadapi berbagai persoalan.
Hal demikian dikatakan Raja Juli saat menghadiri acara dimulainya reforestasi 2.557 hektare Taman Nasional Tesso Nilo di Riau, Selasa (3/3).
BACA JUGA: Bagikan SK Perhutanan Sosial di IKN, Menhut Ungkap Pesan Prabowo untuk Petani
"Ini menjadi rangkaian dari upaya pemerintah pusat dan daerah untuk memulihkan kembali ekosistem Taman Nasional Tesso Nilo,” ujar eks Plt Wakil Kepala Otorita IKN itu dalam keterangan persnya, Rabu (4/3).
Raja Juli menuturkan persoalan Tesso Nilo bukan masalah baru dan mulai diurai pada era kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto.
BACA JUGA: Versi Menhut, Upaya Menjaga Hutan Tak Bakal Jalan Tanpa Keterlibatan Masyarakat
“Persoalan Tesso Nilo ini persoalan yang sudah menahun, bukan persoalan yang terjadi kemarin sore. Persoalan yang sudah melapuk, karena memang sudah akut. Namun, alhamdulillah di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto persoalan ini mulai dapat kami urai,” kata Sekjen PSI itu.
Raja Juli menuturkan beberapa bulan lalu pemerintah merelokasi lahan masyarakat yang sebelumnya berkebun di kawasan Tesso Nilo.
BACA JUGA: Gajah Mati Dimutilasi di Riau, Menhut Ingin Pelaku Segera Ditangkap
Menurutnya, langkah relokasi diambil sebagai bagian dari solusi jangka panjang. Selain itu, pemerintah juga melakukan pemusnahan sawit di Tesso Nilo.
"Teman-teman yang berkebun di Tesso Nilo mendapat lahan pengganti sebagai bagian dari upaya kita mencari titik temu, bukan titik tengkar. Mengurai persoalan, bukan menambah kusut benang yang memang sudah kusut,” tegasnya.
Adapun, target reforestasi tahun 2026 ini mencakup 2.557 hektare dengan dukungan lintas sektor.
Kegiatan peluncuran reforestasi dilakukan di area seluas sekitar 400 hektare dengan penanaman 2.000 bibit pohon.
Kegiatan peluncuran reforestasi dan penanaman ini turut dihadiri Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Plt Gubernur Riau SF Haryanto, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriono.
“Insyaallah dengan dukungan semua pihak, terutama Pak Gubernur, Pak Pangdam, Pak Kajati, Pak Kapolda, Pak Bupati, seluruh stakeholder yang ada, Taman Nasional Tesso Nilo yang sangat kaya dan terkenal di dunia ini akan dapat dipulihkan,” pungkas Raja Juli. (ast/jpnn)
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Aristo Setiawan




