BANDA ACEH, KOMPAS.TV – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, mengingatkan warga terdampak bencana untuk merawat dan menjaga hunian sementara (huntara) beserta fasilitasnya.
Iskandar Usman menyampaikan imbauan tersebut setelah mengunjungi huntara di Gampong Blang Nie, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur.
"Kami mengingatkan para penghuni agar menjaga dan merawat hunian sementara beserta fasilitasnya. Seluruh fasilitas huntara disediakan gratis oleh pemerintah," kata dia, Rabu (4/3/2026), seperti dikutip Antara.
Baca Juga: BPBD Sebut Pembangunan Huntara di Desa Jambak Aceh Barat Capai 98 Persen
Huntara Gampong Blang Nie merupakan hunian komunal yang dibangun sebanyak 28 unit untuk warga terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda daerah itu pada akhir November 2025.
Iskandar Usman Al-Farlaky menekankan, pemerintah telah menyediakan sejumlah fasilitas di hunian sementara tersebut.
Beberapa fasilitas itu di antaranya adalah listrik dan jaringan internet untuk komunikasi warga terdampak bencana.
"Semua fasilitas yang disediakan, yakni listrik dan jaringan internet diberikan gratis. Silakan jaga dan rawat dengan baik agar bisa terus digunakan bersama dalam jangka panjang," jelasnya.
Baca Juga: Sejumlah Warga Aceh Timur Bangun Huntara secara Mandiri, Kumpulkan Kayu Sisa Rumah
Dalam kunjungan tersebut, Iskandar juga menyalurkan bantuan dan santunan untuk anak-anak yatim yang ada di huntara. Bantuan tersebut berupa paket kebutuhan pokok.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Gading-Persada
Sumber : Antara
- bupati aceh timur
- huntara
- hunian sementara
- Iskandar usman
- iskandar usman Al farakly
- Bencana hidrometeorologi





