Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan pidato kepada negara-negara tetangga Iran. Pezeshkian mengatakan bahwa Iran berupaya menghindari perang melalui diplomasi, tetapi serangan Amerika Serikat (AS)-Israel membuat Iran tidak punya pilihan selain membalas.
"Kami menghormati kedaulatan Anda," kata Pezeshkian dalam dua unggahan terpisah dalam bahasa Arab dan Persia di X dilansir Aljazeera, Kamis (5/3/2026).
Iran percaya bahwa keamanan di kawasan ini harus dicapai melalui upaya kolektif, tambahnya.
Komentarnya muncul setelah Perdana Menteri (PM) Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani berbicara melalui telepon dengan Menlu Iran Abbas Araghchi, yang menolak klaim bahwa Teheran hanya menargetkan kepentingan AS di negara tersebut.
(rfs/rfs)





