BMKG: Musim Kemarau 2026 Mulai April, Puncaknya Juli–Agustus

metrotvnews.com
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah daerah di Indonesia akan memasuki musim kemarau mulai April 2026. Musim kemarau diawali di Nusa Tengara dan bertahap dialami di wilayah lain.

"Awal musim kemarau, sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi masuk musim kemarau pada periode April, yaitu ada 114 zona musim atau sekitar 16,3 persen dari seluruh zona musim yang ada di Indonesia, sebanyak 699," kata Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani dalam konferensi pers di Kantor BMKG di Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026, melansir Antara.


Kepala BMKG Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani (kedua kanan) dalam konferensi pers diadakan di Kantor BMKG di Jakarta pada Rabu (4/3/2026) ANTARA/Prisca Triferna

Kemudian, pada Mei 2026, terdapat 184 zona musim. Selanjutnya pada Juni 2026 sebanyak 163 zona musim yang akan memasuki musim kemarau.

"Nantinya diawali dari wilayah Nusa Tenggara dengan bergerak ke barat secara bertahap ke wilayah Indonesia lainnya," ungkap dia.

Tidak hanya itu, dia memperingatkan bahwa durasi musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia yang berada di 400 zona musim akan lebih panjang dibandingkan normal.

Baca Juga :

Kalender Musim Buah 2026: Jadwal dan Tips Memilih Buah Segar
Puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Juli 2026 untuk sebagian Sumatra, Kalimantan bagian tengah dan utara, sebagian kecil Jawa, sebagian kecil Nusa Tengara Barat dan Timur, Sulawesi Barat bagian utara, Sulawesi Tengah bagian barat, Sulawesi Utara bagian barat, sebagian kecil Maluku, Papua Barat bagian tengah dan Papua bagian timur.

Puncak kemarau pada Agustus 2026 adalah Sumatera bagian tengah dan selatan, Jawa bagian tengah hingga timur, sebagian besar Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, sebagian Maluku, Maluku Utara dan Pulau Papua. Sementara itu, BMKG memprakirakan daerah yang mengalami puncak musim kemarau pada September, yaitu sebagian Lampung, sebagian kecil Jawa, sebagian besar NTT, Sulawesi bagian utara dan timur, sebagian besar Maluku Utara, sebagian Maluku dan sebagian kecil Pulau Papua.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Joao Pedro Menggila! Chelsea Hajar Aston Villa 4-1 dan Panaskan Perburuan Liga Champions
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Polresta Pangkalpinang Ringkus Dua Residivis Jambret, Beraksi di Enam TKP
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Tak Ada Negosiasi, Iran Siap Hadapi Perang Panjang Dengan Amerika Serikat (AS)
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Gelandang PSIM, Rakhmatsho Rakhmatzoda, Cerita Pengalaman Ramadan Pertama di Yogyakarta
• 21 jam lalubola.com
thumb
Pemberian BHR Ojol Disebut Berdasar pada Kinerja Mitra Pengemudi
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.