BEKASI, KOMPAS.com – Koordinator Petugas program mudik motor gratis (Motis) Stasiun Bekasi, Rizki Prastya, mengungkapkan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon pemudik yang ingin mendaftar program yang digelar Kementerian Perhubungan tersebut.
Rizki menjelaskan, tahap pertama yang harus dilakukan calon peserta adalah mengambil nomor antrean di lokasi pendaftaran.
“Pertama pemudik itu datang untuk mengambil nomor antrean. Nanti mereka akan dipanggil satu per satu dan mereka akan diarahkan ke meja admin,” ujar Rizki kepada Kompas.com, Rabu (4/3/2026).
Setelah dipanggil, calon peserta wajib menyerahkan sejumlah dokumen sebagai syarat pendaftaran.
“Mereka harus membawa SIM, KTP, STNK, KK, dan foto motornya dari empat sisi yakni depan, belakang, kiri, kanan. Dan yang paling terpenting tidak boleh membawa motor listrik,” kata Rizki.
Baca juga: Motor dan Peserta Program Motis 2026 di Bekasi Bakal Diangkut dalam Satu Kereta
Rizki menjelaskan, tidak ada pemeriksaan teknis kendaraan saat proses pendaftaran. Namun, pengecekan dilakukan saat penyerahan kendaraan sebelum dimasukkan ke gerbong kargo.
“Karena kan di dalam kereta kargo itu bahan bakar tidak boleh full, takutnya terjadi kebakaran di dalam,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengosongan bahan bakar merupakan prosedur tetap (SOP) demi menjaga keamanan selama proses pengangkutan.
“Makanya SOP-nya sebelum dimasukkan ke kereta, motor-motor itu bensinnya atau BBM-nya disedot terlebih dahulu, dikosongkan,” kata Rizki.
Sepeda motor dan penumpang peserta program akan diberangkatkan dalam satu rangkaian kereta yang sama.
“Motor dan penumpang itu satu rangkaian. Jadi ketika motornya sampai, penumpangnya juga sampai,” ujar Rizki.
Menurut dia, proses pengambilan kendaraan di lokasi tujuan relatif cepat. Peserta hanya perlu menunggu proses pembongkaran sebelum membawa pulang kendaraannya.
“Mereka hanya menunggu bongkarannya terlebih dahulu. Paling sekitar satu atau dua jam dan bisa langsung dibawa motor tersebut,” kata dia.
Baca juga: Siaga 24 Jam, Pertamina Kerahkan Seluruh Infrastruktur Amankan Energi Mudik 2026
Rizki menuturkan, tujuan utama program Motis adalah menekan angka kecelakaan lalu lintas saat arus mudik Lebaran, terutama bagi masyarakat yang biasanya bepergian menggunakan sepeda motor bersama keluarga dan membawa banyak barang.
“Pemerintah itu menyediakan fasilitas berupa pengiriman motor gratis dan penumpangnya agar mengurangi kecelakaan lalu lintas pada saat masa mudik Lebaran,” kata Rizki.




