Gedung Putih mengklaim Spanyol setuju untuk bekerja sama dalam operasi militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah setelah Presiden Donald Trump mengancam akan memutus perdagangan dengan Madrid. Spanyol membantah klaim sepihak AS tersebut.
"Sehubungan dengan Spanyol, saya pikir mereka mendengar pesan presiden kemarin dengan jelas," kata sekretaris pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, dilansir Aljazeera, Kamis (5/3/2026).
"Dan menurut pemahaman saya, dalam beberapa jam terakhir mereka telah setuju untuk bekerja sama dengan militer AS. Jadi saya tahu bahwa militer AS berkoordinasi dengan rekan-rekan mereka di Spanyol."
Trump pada Selasa (3/3), mengatakan dia akan "memutus semua perdagangan dengan Spanyol" sehari setelah Menlu Spanyol José Manuel Albares mengatakan negaranya tidak akan mengizinkan AS untuk menggunakan pangkalan yang dioperasikan bersama di Spanyol selatan dalam serangan apa pun yang tidak tercakup oleh piagam PBB.
(rfs/rfs)





