KPK Pertimbangkan Jerat Fadia Arafiq dengan TPPU

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang menerapkan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) kepada Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (FAR). Sebab, Fadia melakukan rasuah pakai perusahaan keluarga.

"Dan karena tadi juga saya sampaikan bahwa uang masuk, kemudian uang keluar, artinya diubah bentuk, sudah masuk kategori merubah, menyimpan, dan lain-lainnya, pasti pertanyakan TPPU," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, dikutip pada Kamis, 5 Maret 2026.

Asep mengatakan, penerapan pasal TPPU akan dilakukan sejalan dengan pengusutan perkara awal. Penyidik saat ini membutuhkan bukti tambahan.

"Nah seperti itu, nanti kita akan terus ini bergerak, jadi mohon sabar ya," ucap Asep.

Baca Juga :

Jadi Tersangka Tunggal, KPK Ungkap Fadia Arafiq Punya Konflik Kepentingan
Dalam kasus ini, hanya Fadia yang ditetapkan sebagai tersangka. Kini, Bupati Pekalongan itu ditahan untuk 20 hari pertama.

Fadia merupakan penerima manfaat dari PT RNB. Dalam kasus ini, Fadia diduga mengintervensi kepala dinas untuk memenangkan PT RNB sebagai penyedia jasa outsourcing di Kabupaten Pekalongan.

Setidaknya, Fadia meminta sejumlah dinas, kecamatan, sampai rumah sakit daerah menggunakan jasa PT RNB untuk kebutuhan outsourcing. Perusahaan itu tetap memenangkan proyek meski ada pihak lain yang menawarkan harga lebih murah.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. Foto: Metrotvnews.com/Candra.

Dalam kasus ini, setiap perangkat desa diminta untuk menyerahkan harga perkiraan sendiri (HPS) kepada PT RNB di awal. Nantinya, perusahaan keluarga Fadia itu akan menyesuaikan nilai penawaran dengan angka yang diberikan.

Dalam kasus ini, PT RNB sudah mendapatkan proyek pada 17 perangkat daerah, tiga RSUD, dan satu kecamatan. Total, perusahaan itu mendapatkan Rp46 miliar dari 2023 sampai 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pakar Dorong Segera Lakukan Penelusuran Aset di Kasus Korupsi Chromebook
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
Tak Sekadar Silaturahmi: AHY Sebut Pertemuan Prabowo Bareng Mantan Presiden Punya Misi Khusus
• 4 jam lalusuara.com
thumb
Ahmad Luthfi Bantah Tengah Bersama Bupati Pekalongan Saat OTT KPK
• 17 jam laludetik.com
thumb
Dapur SPPG Muara Resmi Dibuka, Dukung Generasi Emas 2045
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Lagi Tren! Tembak-tembak Jeli Perlu Arena Resmi di Makassar
• 8 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.